SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro
Bojonegoro – Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Jawa Timur, menyebutkan sebanyak 1.057 peserta calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 tidak menghadiri ujian seleksi kompetensi dasar (SKD) yang berlangsung di Aula Universitas Bojonegoro (Unigoro). Sementara yang menghadiri ujian SKD yang berlangsung sejak 18 Oktober sebanyak 7.043 peserta.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Aan Syahbana mengatakan, untuk peserta SKD CPNS sejak awal dimulai rata-rata peserta berasal dari luar Bojonegoro.
“Peserta asal Bojonegoro mulai melaksanakan ujian SKD pada 29 Oktober mendatang. Sehingga kami belum mempunyai data peserta Bojonegoro,” katanya, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (27/10/2024).
Dia mengatakan, belum mengetahui secara pasti alasan peserta berasal dari Gresik, Lamongan, Tuban tidak menghadiri ujian SKD tersebut. Kemungkinan karena mereka merasa terlalu jauh atau ada pekerjaan lainnya.
Namun, untuk peserta hadir jumlahnya juga cukup banyak, yakni 7.043 peserta sementara untuk peserta yang absen 1.057 peserta. Namun, para peserta SKD CPNS apabila dilihat dari data terbilang sangat antusias.
“Peserta cukup antusias karena banyak yang datang,” katanya.
Dia menambahkan, saat ini menurut data Kantor Regional II Badan Kepegawaian Nasional Surabaya untuk nilai SKD CPNS tertinggi mencapai 480 berasal dari Kabupaten Gresik.
“Data ini update per 25 Oktober kemarin,” imbuhnya (jk)




