SuaraBanyuurip.com – Paijan Sukmadikrama
Tuban – Tak berbeda dengan perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun-tahun sebelumnya, di tahun 2025 ini Ronggolawe Press Solidarity (RPS) membagikan 1.500 bibit pohon kepada masyarakat. Ini bagian dari ritus istikamah, para jurnalis Tuban dari organisasi itu terhadap lingkungan.
“Isu pelestarian lingkungan telah menjadi bagian dari organisasi RPS, disetiap perayaan hari pers kita tak meninggalkan tema ini,” kata Ketua RPS Tuban, Khoirul Huda, di puncak perayaan HPN 2025 yang dihelat di Taman Kota Abipraya, Tuban, Minggu (23/02/2025).
Bibit pohon yang dibagikan terdiri dari Alpukat, Tabibuya, Jambu, dan Nangka. Varian tanaman itu disupport oleh Mangrove Center Tuban, dibagikan kepada 10 lembaga pemerintah dan swasta. Mereka adalah Kwarcab Pramuka Tuban, IAINU Tuban, Universitas Sunan Bonang (Unibon), Unirow, STIE Muhammadiyah, Kelurahan Karang, Kelurahan Gedongombo, Desa Bejagung, Desa Bektiharjo, dan Desa Sugihan.
Untuk jenis Tabibuya dan Alpukat, dibagikan ke Desa Sugihan, Kecamatan Merakurak. Tabibuya yang memiliki bunga warna-warni diharapkan mempercantik desa yang sedang tumbuh menjadi kampung Klengkeng itu.
Sementara, untuk Alpukat diproyeksikan melengkapi jenis tanaman di kebun. Jadi, ketika Kelengkeng sedang tidak berbuah para pengunjung memiliki alternatif pilihan untuk petik buah.
Sedangkan untuk sembilan lembaga lain diberi jenis pohon Nangka, dan Jambu. Harapannya pohon buah itu menjadi upaya pencegahan dini resiko bencana alam.
Jurnalis yang menjadi bagian dari organ RPS, sangat memahami jika lingkungan tak boleh rusak. Oleh karena itu pula, beragam cara ditempuh untuk menyelamatkannya. Apalagi lingkungan tak bisa dilepas dari perubahan iklim, yang beberapa tahun terakhir tak menentukannya.

Dalam upaya mengatasi perubahan iklim, konsep zero emisi karbon (net zero carbon), dan penanaman pohon sering dikaitkan sebagai solusi berkelanjutan. Hal ini mengacu pada keseimbangan antara jumlah karbon yang dilepaskan ke atmosfer dan jumlah yang diserap kembali. Sehingga tidak ada peningkatan bersih emisi karbon di udara.
Salah satu cara mencapai kondisi ini adalah dengan meningkatkan penyerapan karbon melalui vegetasi, khususnya pohon. Pohon memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari atmosfer melalui proses fotosintesis. Karbon yang diserap disimpan dalam bentuk biomassa di batang, akar, dan tanah.
Hutan tropis, hutan hujan, dan hutan mangrove merupakan penyerap karbon yang sangat efektif. Oleh karena itu, menanam dan melestarikan hutan menjadi strategi utama dalam mencapai target nol emisi karbon.
Menurut Huda, langkah penting menanam pohon membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk tumbuh dan mencapai kapasitas penyimpanan karbon yang optimal. Kendati demikian, jika penanaman terus dilakukan maka hasilnya akan dirasakan oleh generasi yang akan datang.
Wabup Tuban Joko Sarwono mengapresiasi kegiatan RPS. Rangkaian kegiatan HPN selaras dan mendukung visi misi Kabupaten Tuban.
“Penghijauan saat ini juga digalakkan oleh Mas Lindra, Bupati Tuban. Pelepasan burung juga penting bagi ekosistem alam di Tuban,” ujar Joko Sarwono.

Dihadapan para peserta dan undangan, Wabup Joko meminta dukungan, dan doa agar Tuban lebih baik, dan mendukung program pemerintah pada Net zero Emisi (NZE).
Sesuai data Pemerintah Pusat hingga Juni Tahun 2020, Indonesia sudah mampu menurunkan emisi sebesar 63 juta ton CO2e dari target 67,5 juta ton CO2e. Indonesia bahkan berencana mengurangi 198,27 juta ton pada tahun 2025, dan mencapai 314 juta ton pada tahun 2030.
“Mari kita wujudkan bersama-sama NZE,” tandas Joko.
Setelah itu pemberian santunan simbolis kepada 100 anak yatim. Kemudian dilanjutkan pelepasan satwa endemik nusantara, seperti jenis burung kutilang, kutut, dan derkuku.
Kegiatan ditutup dengan Senam Pound Fit dengan 300 peserta lebih. Senam berlangsung semarak dengan guest spesial Pro Rere, dan Pro Ayu Andira.
Rangkaian kegiatan HPN 2025 yang dilakukan RPS, didukung sejumlah pihak diantaranya, SIG Pabrik Tuban, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), Exxon Mobil Cepu Limited (ECML), Pertamina EP Field Cepu, Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE TEJ), Bank Jatim, PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), PLN Nusantara Power, Pertamina Patra Niaga, Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP), PT. Pertamina EP Sukowati Field, dan Polres Tuban. (jan)