487 Pasangan Pengantin di Bojonegoro Pilih Nikah di Malem Songo

Nikah malam songo
ILUSTRASI : Pasangan pengantin di Bojonegoro pilih nikah di malam songo.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 487 pasangan pengantin di Bojonegoro memilih melangsungkan pernikahan di malem songo. Malam songo atau malam ke-29 Ramadan dianggap sebagai hari paling baik bagi pasangan pengantin untuk menikah. Sebab dipercaya membawa keberkahan.

Melangsungkan akad nikah pada malam 29 Ramadan sudah menjadi tradisi sejak lama di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, karena masyarakat percaya membawa kebaikan untuk pasangan pengantin.

Kasi Bimbingan Masyarakat (Binmas) Islam Kemenag Bojonegoro, M Zaenal Arifin mengatakan, Ramadan tahun ini sebanyak 487 pasangan pengantin baru bakal melangsungkan pernikahan di malam songo (sembilan).

“Jumlah tersebut berdasar rekapitulasi pengajuan akad nikah di kantor urusan agama (KUA) seluruh Bojonegoro,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (21/3/2025).

Dia menjelaskan, data pengajuan akad di malam songo diperkirakan terus bertambah hingga tujuh hari sebelum pelaksanaan akad nikah. Kecamatan Sumberrejo menjadi urutan pertama terbanyak pasangan pengantin yang menikah di malam kesembilan Ramadan dengan jumlah 61 pasangan pengantin. Berikutnya Baureno ada 58 pasangan pengantin, dan Kanor 38 pasangan pengantin.

Baca Juga :   Hilal Tak Terlihat di Bojonegoro, Penentuan 1 Syawal 1447 Hijriah Tunggu Sidang Isbat ‎

“Masing-masing KUA nantinya terdapat tiga penghulu yang ditugaskan untuk melangsungkan akad nikah. Apabila penghulu tidak cukup, bakal ditambah dengan staf KUA,” jelasnya.

Dia menambahkan, alasan banyaknya pasangan pengantin menikah di malam songo Ramadan karena ingin mendapatkan keberkahan. Selain itu, di malam songo pasangan calon pengantin tidak perlu menggunakan hitungan Jawa.

“Misalnya seperti hitungan weton atau hari kelahiran berdasarkan perhitungan kalender Jawa,” tambahnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait