SIG Konsisten Bisnis Bahan Bangunan Berkelanjutan

Proses pemasangan produk turunan semen hijau SIG bata interlock presisi untuk pembangunan rumah contoh di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur. (SuaraBanyuurip.com/ist)

SuaraBanyuurip.com – Paijan Sukmadikrama

Jakarta – Kondisi pasar domestik yang terkontraksi dan melambatnya pembangunan infrastruktur sepanjang tahun 2024, berdampak pada kinerja perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Dalam kurun waktu itu, pabrik semen BUMN ini melakukan efisiensi secara ketat, dan peningkatan operasional excellence terus menerus.

“Sehingga berhasil menekan beban pokok pendapatan sebesar 0,8 persen menjadi Rp28,26 triliun, dan biaya keuangan bersih sebesar 20,2 persen menjadi Rp944 miliar,” kata Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni.

Kendati begitu SIG optimis industri semen domestik memiliki prospek yang baik, menyusul komitmen pemerintah melanjutkan agenda pembangunan infrastruktur sebagai penggerak perekonomian. Termasuk dilanjutkannya proyek strategis lainnya seperti program tiga juta rumah, diharapkan dapat mendongkrak permintaan semen yang berkontribusi terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan.

Salah satu langkah strategis SIG menjemput peluang ini, menurut Vita Mahreyni dalam siaran pers yang diterima SuaraBanyuurip.com, Sabtu (29/03/2025), adalah dengan mendorong penggunaan semen hijau, dan produk turunannya yang ramah lingkungan. Pada tahun 2024, SIG memperkenalkan produk bata interlock presisi.

Inovasi ini dapat menjadi pilihan utama bagi pemerintah, dan pengembang properti sebagai solusi pembangunan rumah yang efektif, efisien, dan tahan gempa. Penggunaan bata interlock presisi juga membuat durasi konstruksi lebih cepat hanya dalam kurun 15 – 21 hari.

Inovasi semen hijau dan produk turunan ramah lingkungan tersebut, tidak lepas dari penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan di pabrik-pabrik semen kelompok SIG. Perusahaan meningkatkan efisiensi sumber daya, dan optimalisasi produksi melalui implementasi advanced-process control, pemanfaatan bahan baku alternatif.

Selain itu, akselerasi pemanfaatan bahan bakar alternatif menjadi jawaban sebagai upaya transisi menuju energi bersih melalui substitusi penggunaan bahan bakar fosil seperti batu bara. Beragam inisiatif keberlanjutan yang dilakukan oleh SIG berhasil menurunkan emisi karbon pada produk-produknya hingga 38 persen dibandingkan semen konvensional.

Pada bagian lain Vita Mahreyni mengatakan, SIG mengumumkan kinerja keuangan konsolidasian tahun 2024 yang telah diaudit (audited) dengan ringkasan sebagai berikut: Volume penjualan sebanyak 38,27 juta ton, Pendapatan sebesar Rp36,19 triliun, Beban pokok pendapatan sebesar Rp28,26 triliun. Sedangkan EBITDA tercatat sebesar Rp5,49 triliun, Laba tahun berjalan sebesar Rp772 miliar, dan Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp720 miliar.

Selain mencatatkan profitabilitas pada kinerja bisnis, SIG juga membuktikan komitmennya pada aspek keberlanjutan dengan pencapaian membanggakan. Pada 2024, SIG mencatatkan penurunan intensitas emisi Gas Rumah Kaca (GRK) cakupan 1 sebesar 19,5 persen dibandingkan baseline tahun 2010. Sementara itu, emisi GRK cakupan 2 (emisi tidak langsung dari energi listrik) berhasil turun sebesar 16,4 persen dibanding baseline tahun 2019.

Capaian ini diperoleh dari konsistensi Perusahaan untuk terus meningkatkan pemanfaatan bahan bakar alternatif dari biomassa, refuse-derived fuel (RDF) dan limbah industri. SIG juga terus mengembangkan energi terbarukan melalui penggunaan panel surya pada unit-unit operasionalnya. Termasuk konversi gas panas buang menjadi energi listrik (Waste Heat Recovery Power Generation/WHRPG).

”Kinerja keberlanjutan merupakan hal yang tak terpisahkan, dan tak kalah penting dari kinerja bisnis,” kata Vita Mahreyni.

Ditambahkan, keduanya dapat berjalan beriringan bahkan saling mengisi satu dengan lainnya. SIG berkomitmen untuk menjaga keselarasan antara aspek ekonomi dan lingkungan, untuk mendukung ketahanan dan keberlangsungan bisnis Perusahaan di masa mendatang. (jan)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com