Pejuang Pertanian Organik Binaan Pertamina EP Sukowati Field Raih Penghargaan Tokoh Inspiratif

Petani tuban raih penghargaan
Petani binaan Pertamina EP Sukowati Field, asal Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sutikno (tengah), terima penghargaan sebagai tokoh inspiratif.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Tuban — Komitmen dan dedikasi seorang petani asal KabupatenTuban, Jawa Timur dalam mengembangkan pertanian ramah lingkungan berkelanjutan di desanya membuat ia meraih penghargaan sebagai tokoh inspiratif.

Sosok tersebut adalah Sutikno, penggerak pertanian organik binaan operator lapangan minyak dan gas bumi (Migas), PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) Sukowati Field yang berasal dari Desa Rahayu, Kecamatan Soko.

Sutikno memperoleh penghargaan tersebut pada puncak acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 media siber Beritajatim.com di Surabaya, Rabu (23/04/2025) lalu. Ini sesuai dengan tema yang diusung pada momen acara tersebut, yaitu “Menyinari Perjalanan, Menerangi Masa Depan”.

Semangat Sutikno dalam berjuang mengembangkan pertanian organik telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan desa. Untuk itu, ia turut menyampaikan apresiasinya kepada Beritajatim grup dan PEP Sukowati Field yang telah memberikan kesempatan berharga kepadanya.

Ucapan terima kasih itu mengemuka karena baginya telah memberikan kesempatan dan pengalaman yang sangat luar biasa. Penghargaan itu dia katakan menjadi penyemangat untuknya terus mengembangkan potensi yang ada.

Baca Juga :   Bawaslu Bojonegoro Harapkan Peningkatan Pengawasan Partisipatif di Kalangan Insan Media

“Dan tentunya demi kesejahteraan bersama, terima kasih BeritaJatim dan Pertamina EP Sukowati Field,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (25/04/2025).

Petani organik tuban
Petani organik binaan Pertamina EP Sukowati Field, Sutikno diapit Senior Manager Relation Regional 4, Fitri Erika didampingi Manager Sukowati Field, Arif Rahman Hakim saat berada di rumah kompos untuk pertanian organik Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.(arifin jauhari)

Pria yang karib disapa Pak Wo Tik ini juga mengakui, melalui pertanian organik yang telah ditekuni bersama petani yang lain selama lebih dari dua tahun ini, memberikan perubahan signifikan terhadap pola pertanian di desanya.

“Dulu kami sering mengalami gagal panen akibat tanah yang sudah rusak karena penggunaan pupuk kimia, namun saat ini dengan sistem organik kami mendapat hasil yang lebih tinggi dibanding sistem kimia sebelumnya,” tambahnya.

Terpisah, Manager Sukowati Field, Arif Rahman Hakim, mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas penghargaan yang diterima Sutikno, sebagai simbol dedikasi dan pencapaian yang bersangkutan.

Sosok Sutikno diakuinya telah membawa kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi masyarakat, tetapi juga bagi perusahaan. Sekaligus merupakan bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang pihaknya jalankan memiliki dampak positif dan berkelanjutan.

Baca Juga :   Beralih ke Pertanian Organik, Petani Binaan Pertamina di Tuban Untung Berlipat

“Penghargaan ini juga menjadi simbol sinergi antara media, masyarakat, dan dunia industri dalam mendorong pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait