SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro — Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono resmi membuka Pekan Olahraga Pelajar Kabupaten (Popkab) III, dan Pekan Paralimpic Pelajar I 2025. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) ini sekaligus bersamaan dengan Kejuaraan Tingkat Kecamatan (Kejurcam) 2025.
Ajang olahraga sepekan mulai 4 Agustus 2025 dipusatkan di Gedung Olahraga Utama, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur ini mengusung tema “Merajut Asa, Cetak Juara”.
Hadir dalam acara, Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bojonegoro, serta diikuti oleh ratusan pelajar dari berbagai satuan pendidikan.
“Luar biasa, Bojonegoro memiliki calon-calon talenta muda yang patut kita banggakan. Maka saya berharap dalam ajang POPKAB ini, kita bisa menemukan generasi muda yang punya karakter dan jiwa kompetisi profesional,” kata Bupati Setyo Wahono dalam keterangan tertulis diterima Suarabanyuurip.com, Selasa (5/8/2025).
“Saya mengapresiasi semangat adik-adik yang siap bertanding. Sportivitas kalian adalah cerminan masa depan yang cerah. Tunjukkan semangat bertanding kalian, junjung tinggi sportivitas, dan jadilah generasi yang mempererat persaudaraan melalui olahraga,” lanjut bupati kelahiran Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini.

Setyo Wahono membuka Popkab 2025 secara simbolis menandai dimulainya rangkaian pertandingan lintas cabang olahraga yang akan digelar selama beberapa hari ke depan.
Kepala Dinpora Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, dalam laporannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan Popkab, Pekan Paralimpik Pelajar, dan Kejurcam 2025 merupakan upaya strategis dalam membina atlet usia dini secara berjenjang.
“Selain menumbuhkan semangat sportivitas, disiplin, dan kebersamaan, ajang ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi atlet pelajar serta menyaring bibit unggul yang akan dibina lebih lanjut menuju kejuaraan tingkat provinsi, nasional, hingga internasional,” jelasnya.
Sebanyak 18 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan dalam Popkan 2025 antara lain Pencak Silat, Atletik, Bola Voli, Bola Basket, Bulu Tangkis, Catur, Taekwondo, Futsal, Renang, Sepak Takraw, Petanque, Tenis Meja, Panahan, Esports, Bola Tangan, Sepatu Roda, Karate, dan Judo.
Tak kalah penting, pelaksanaan Pekan Paralimpik Pelajar sebagai bagian dari ajang ini menjadi bukti nyata bahwa Bojonegoro memberikan ruang seluas-luasnya bagi para pelajar penyandang disabilitas untuk mengembangkan potensi dan mengukir prestasi di bidang olahraga.
“Melalui event olahraga tahunan ini, Pemkab Bojonegoro berkomitmen menjadikan olahraga sebagai alat pemersatu, pembentuk karakter, serta lumbung prestasi masa depan,” tandas Arief Nanang.(fin/adv)





