ExxonMobil Cepu Limited Bangun Infrastruktur Lima Desa di Tuban

PPM EMCL.
Warga Bangunrejo, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban mengikuti musyawarah desa (Musdes) program peningkatan infrastruktur publik yang dilaksanakan ExxonMobil Cepu Limited bersama Fospora.(foto/ist)

SuaraBanyuurip.com – Sebanyak lima desa di Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menjadi sasaran program peningkatan infrastruktur publik yang dilaksanakan operator lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Program ini diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di lima desa.

Kelima desa di Kecamatan Soko yang menjadi sasaran program adalah Desa Mentoro, Bangunrejo, Sumurcinde, Simo, dan Nguruan. EMCL menggandeng Forum Studi Pengembangan Potensi Daerah (FOSPORA) sebagai mitra program.

Program infrastruktur yang digulirkan EMCL di lima desa sesuai kebutuhan masyarakat. Untuk Desa Mentoro, Bangunrejo dan difokuskan pada pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT).

Desa Sumurcinde diprioritaskan penataan saluran air (Vero), dan Desa Nguruan untuk pembangunan los pasar desa.

Sebelum program dimulai, masing-masing pemerintah desa telah menggelar musyawarah desa (Musdes) dan pembentukan tim pelaksana (Timlak), Kamis (7/8/2025). Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola oleh masyarakat.

Perwakilan EMCL, Feni K. Indiharti, menjelaskan bahwa musyawarah pelaksanaan ini merupakan tahap krusial untuk menyusun rencana kerja yang matang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga :   EMCL Adakan Lokakarya Keamanan dan Keselamatan Jalur Pipa Minyak Banyu Urip Blok Cepu

“Melalui partisipasi warga, kami ingin memastikan pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan dapat dimanfaatkan jangka panjang,” ujar Feni.

Manager Program FOSPORA, Makdum Rokhim menambahkan, musyawarah ini tidak hanya membahas teknis pelaksanaan dan pengawasan, tetapi juga mendorong tumbuhnya rasa memiliki di kalangan warga.

“Program ini tidak sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat untuk mengelola pembangunan desa secara mandiri,” tegasnya.

Pj. Kepala Desa Sumurcinde, Karsono mengucapkan terima kasih kepada EMCL yang sudah memberikan bantuan infrastruktur berupa jalan usaha tani. Menurutnya, program yang akan dilaksanakan ini dapat membangkitkan semangat gotong royong di desanya.

“Warga kini lebih terlibat, bukan hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai pelaksana pembangunan,” katanya.

Selain membangun infrastruktur, Karsono optimis program jalan usaha tani dapat memberikan dampak nyata bagi warga desa, karena akan mempermudah mobilitas hasil pertanian, menekan biaya angkut, dan membuka peluang ekonomi baru.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait