Yudha Permana Putra Nahkodai PKS Bojonegoro Periode 2025-2030

Ketua DPD PKS Bojonegoro Yudha Permana Putra.
Ketua DPD PKS Bojonegoro periode 2025-2030, Yudha Permana Putra dalam satu kegiatan kepartaian.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Tampuk kepemimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Bojonegoro beralih, dari sebelumnya dijabat oleh Driarso kini resmi dinahkodai oleh Yudha Permana Putra. Driarso menjabat selama lima tahun. Yakni periode 2020-2025.

Yudha Permana Putra, adalah pemuda asli Desa Dander, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Pria kelahiran 10 Desember 1987 ini akan menjadi Ketua DPD PKS Bojonegoro periode 2025-2030.

Selain terjun sebagai politisi, Yudha, begitu ia karib disapa, berlatar belakang aktivis. Ia adalah alumnus Fakultas Kedokteran hewan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Sejak 2015 menekuni Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pemberdayaan sosial.

Perjalanan Yudha di PKS termasuk lama. Pria yang baru berusia 38 tahun ini pernah menjadi Staf DPC Mulyorejo PKS Surabaya 2008-2010, lalu Staf Fraksi/Caleg PKS di DPRD Jatim 2011-2018, Deputi Pemuda Keeatif, Bidang Kepemudaan DPW PKS Jawa Timur 2015-2020, Sekjen Gema Keadilan Jatim 2015-2020, dan menjadi Ketua Bapilu DPD PKS Bojonegoro 2020-2025.

Baca Juga :   Merasa Cocok, PKS Beri Sinyal Dukung Bacabup Setyo Wahono di Pilkada Bojonegoro

“Kita harus menjadi jalan bagi anak-anak muda yang ada di Bojonegoro. PKS lahir ketika momentum reformasi dan gelisahnya para aktivis dan anak muda, maka selayaknya PKS kembali menjadi rumah kolaborasi, apalagi di masa bonus demografi ini,” kata Ketua DPD PKS Bojonegoro, Yudha Permana Putra kepada Suarabanyuurip.com, Jumat (15/8/2025).

Dijelaskan, bahwa proses penetapan hingga nama dua muncul tersebut, telah melewati proses pengusulan nama nama anggota oleh unit pembinaan anggota pada 13 juli 2025 untuk di ajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKS sebagai Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD).

Kemudian, pada 14 Agustus 2025, DPP PKS menetapkan Ketua DPD PKS, sekretaris, bendahara, ketua bidang kaderisasi, beserta ketua dan sekretaris majelis pertimbangan, sekaligus ketua dan sekretaris dewan etik.

“Jadi yang ditetapkan secara bersamaan ini, satu paket, ada delapan,” jelasnya.

Menurut Yudha, demokratisasi ada dalam tubuh partai, karena nama-nama yang diputuskan oleh DPP, itu adalah usulan dari kelompok pembinaan anggota.

“Tentu dengan mempertimbangkan banyaknya usulan, rekam jejak yang bersangkutan dan kebutuhan organisasi,” bebernya.

Baca Juga :   Kemendes Teken MoU Kemakmurkan Desa

Sementara itu, Ketua DPD PKS Bojonegoro Periode 2020-2025 Driarso, yang telah berakhir masa khidmat, atas nama pribadi menyampaikan permohonan maaf secara tulus ikhlas dari hati selama berinteraksi dengan seluruh anggota dan keluarga besar DPD PKS Bojonegoro.

Driarso pun mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kerja sama dilakukan. Teriring harapan, agar kepengurusan yang baru melanjutkan, dan mewujudkan cita-cita serta target yang belum bisa dicapai.

“Demi semakin kokohnya partai dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro, Robby Adi Perwira menyatakan, bahwa partai politik wajib melakukan pemutakhiran data secara berkala. Sebanyak dua kali selama setahun, atau tiap enam bulan sekali.

Kegiatan pemutakhiran dan sinkronisasi semester I dilakukan pada Januari hingga Juni. Pemutakhiran dan sinkronisasi semester II dilakukan pada Juli hingga Desember 2025.

“Pemutakhiran data parpol berkelanjutan melalui Sistem Informasi Partai Politik (Sipol),” terang Robby.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait