SuaraBanyuurip.com – Sebanyak 91 mahasiswa Universitas Bojonegoro (Unigoro) resmi menyandang gelar sebagai sarjana administrasi publik (SAP). Mereka berhasil lolos publikasi ilmiah di jurnal SINTA 2.
Yudisium Sarjana Strata 1 (S-1) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Bojonegoro (Unigoro) Prodi Administrasi Publik Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 berlangsung di Hall Suyitno Unigoro, Selasa (26/8/2025).
Yudisium FISIP Unigoro ditandai dengan penyerahan surat keterangan lulus (SKL) dan transkrip nilai. Ketua Lembaga Penjamin Mutu (LPM) Unigoro, Dr. Ahmad Suprastiyo, S.Sos., M.Si., mengumumkan tiga nama lulusan terbaik FISIP Unigoro. Mereka adalah Melinda Husni Kasari, S.A.P., dengan IPK 3,73; Dimas Syaifudin Alfarizi, S.A.P., dengan IPK 3,71; serta Inayatul Maghfiroh, S.A.P., dengan IPK 3,67. Sementara dengan capaian publikasi terbaik di jurnal SINTA 2 adalah Nurul Izza Afida, S.A.P.
Dekan FISIP Unigoro, Dr. Ahmad Taufiq, S.Hi., M.Si, mengucapkan selamat kepada 91 mahasiswa yang telah menyelesaikan studinya dalam kurun waktu delapan semester. Yang membanggakan, peserta yudisium kembali sukses publikasi ilmiah di jurnal SINTA 2.
“Di semester ganjil, FISIP Unigoro meluluskan dua mahasiswa yang publikasi di jurnal SINTA 2. Di semester genap, ada lagi mahasiswa kita yang berhasil publikasi di jurnal SINTA 2. Ini suatu hal yang sangat membanggakan. Kami berharap, tahun depan lebih banyak lagi mahasiswa yang publikasi di jurnal SINTA 2. Untuk meningkatkan peforma fakultas maupun universitas. Tetap pertahankan idealisme sebagai bagian tanggung jawab sosial mahasiswa,” ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum. Nanin, sapaan akrabnya, mengaku bangga atas kerja keras mahasiswa prodi administrasi publik yang berhasil merampungkan studi.
“Sekarang saudara sudah memasuki dunia kerja dan hidup berdampingan dengan masyarakat. Dunia kerja nanti membutuhkan orang-orang yang memiliki karakteristik disiplin, jujur, serta memiliki personality yang bagus. Ditambah kita juga harus memiliki kemampuan problem solving, critical thinking, coordinating with other, dan service orientation,’’ tuturnya.
Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., memotivasi para lulusan untuk senantiasa mengejar mimpi dan cita-citanya. Ia juga mendorong mereka untuk senantiasa mengasah softskill dan hardskill sebagai bekal bersaing di dunia kerja.
“Rencanakan mimpimu dengan sebaik-baiknya. Jadilah seorang sarjana yang berinisiatif, penuh inovasi, serta berani mengambil resiko,” terangnya.(red)





