SuaraBanyuurip.com – Sebanyak 290 mahasiswa baru dari sembilan program studi (Prodi) Universitas Bojonegoro (Unigoro) tahun akademik 2025/2026 mengikuti tes tulis beasiswa KIP Kuliah (KIPK) pada 8 dan 9 September 2025. Mereka sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi administrasi.
Dari 290 mahasiswa yang mengikuti seleksi tulis beasiswa KIP Kuliah, nantinya diambil 70 mahasiswa terbaik untuk kemudian dilakukan survei secara langsung oleh Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro di rumahnya masing-masing. Sebab kuota penerima beasiswa KIPK di Unigoro hanya 35 mahasiswa.
Mahasiswa Unigoro yang lolos seleksi akan mendapatkan dua komponen beasiswa KIPK. Yakni UKT sesuai dengan prodi masing-masing dan biaya hidup sebesar Rp 4,8 Juta per semester. Seluruh komponen beasiswa tersebut diterima langsung oleh mahasiswa tanpa ada pemotongan apapun dari pihak kampus
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto menerangkan, pada tahapan seleksi administrasi ada dua dokumen utama yang dimiliki mahasiswa baru agar lolos ke tahap berikutnya. Yakni bukti berhasil mendaftar akun KIPK dan memilih Unigoro sebagai lokasi tes, serta bukti daftar ulang di Unigoro.
“Kalau dia hanya punya akun dan belum daftar ulang, artinya mahasiswa tersebut tidak lolos seleksi administrasi. Karena daftar ulang itu menjadi bukti bahwa sudah diterima sebagai mahasiswa Unigoro,” terangnya, Senin (8/9/2025).
Erwanto melanjutkan, peserta seleksi tulis beasiswa KIPK dibagi menjadi beberapa kloter. Setiap mahasiswa diberi waktu 90 menit untuk mengerjakan soal.
“Ada tiga jenis soal yang diujikan. TKDA (tes kemampuan dasar akademik), Bahasa Inggris, dan matematika. Dari 290 peserta, kami akan memilih 70 mahasiswa terbaik untuk dilakukan survei,” imbuhnya.
Penerima beasiswa KIPK diprioritaskan bagi mahasiswa yang berprestasi dan tidak mampu secara finansial.
“Tanggal 22 dan 23 September 2025 kami akan survey ke lapangan. Untuk kroscek kesesuaian antara data yang diisi mahasiswa dengan kondisi riil di lapangan,” papar Erwanto.(red)





