Pemkab Bojonegoro Tambah Anggaran Beasiswa Rp 40,4 Miliar di 2026

Wabup Nurul Azizah
SIMBOLIS : Wabup Bojonegoro Nurul Azizah saat menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa berprestasi asal Bojonegoro.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur menambah anggaran beasiswa pendidikan dari Rp 35,5 miliar pada 2025, meningkat menjadi Rp 40,4 miliar di 2026. Penambahan anggaran beasiswa prestasi ini untuk menggenjot peningkatkan indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bojonegoro.

Beasiswa pendidik telah terbukti mendongkrak IPM Bojonegoro. Berdasarkan laman Satu Data Bojonegoro yang bersinergi dengan Badan Pusat Statistika (BPS) Kabupaten Bojonegoro, IPM Bojonegoro pada 2020, berada di angka 69,04 (sedang). Sedang pada 2021, IPM Bojonegoro naik lagi mencapai 69,59. Sementara di 2022, IPM Bojonegoro untuk pertama kalinya masuk kategori tinggi, dengan nilai 70,12 (tinggi). Pada 2023 kembali naik dengan nilai 71,80 atau naik 1,68 yang merupakan kenaikan tertinggi IPM Bojonegoro.

Sedangkan di 2024, nilai IPM Kabupaten Bojonegoro 72,75 atau mengalami kenaikan sebesar 0,95. Kenaikan ini menjadi poin kenaikan tertinggi se-Jawa Timur. Sedangkan di 2025 diproyeksikan IPM Kabupaten Bojonegoro naik 0,79 atau menjadi 73,54.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Anwar Mukhtadlo mengatakan, kuota dan jenis beasiswa prestasi di Kabupaten Bojonegoro akan ditambah pada 2026. Ada lima jenis Beasiswa Prestasi yang dibiayai Pemkab Bojonegoro. Meliputi Beasiswa Scientist, Beasiswa 10 Sarjana per Desa, Beasiswa Gus dan Ning, Beasiswa Keluarga Miskin, dan Beasiswa Tugas Akhir.

Baca Juga :   TK Muslimat NU 04 Bangilan Tuban Bekali Walimurid Cara Mendidik Anak Generasi Alpha

“Kami juga menyediakan layanan bantuan untuk menjawab pertanyaan pemohon terkait proses beasiswa baik di Dinas Pendidikan maupun melalui Call Center WhatsApp di nomor 0852-3082-9008,” tandasnya Jumat (17/10/2025).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, di 2025, Tahap 1a Beasiswa Scientist sejumlah 270 penerima. Sedangkan Sepuluh Sarjana per Desa ada 1.978 penerima.

Sementara tahap 1b, penerima beasiswa Scientis lanjutan sejumlah 38 penerima, Sepuluh Sarjana per Desa lanjutan sejumlah 168 penerima, beasiswa scientist baru ada 73 penerima, Sepuluh Sarjana per Desa baru sejumlah 721 penerima. Adapu rencana penerima Beasiswa Scientist Tahap 2a sejumlah 287, dan Sepuluh Sarjana per Desa ada 2.633 penerima.

“Untuk realisasi penerima sampai tahap 1b Beasiswa Scientist sejumlah 381 penerima, Sepuluh Sarjana per Desa 2.867 penerima. Untuk penerima Beasiswa Gus dan Ning, Keluarga Miskin, dan Tugas Akhir masih menunggu perbup,” pungkasnya.

Mukhtadlo menambahkan, beasiswa prestasi ini untuk memberikan kesempatan bagi generasi Bojonegoro yang memiliki prestasi akademik, tetapi tidak bisa melanjutkan ke perguruan tinggi karena terkendala biaya.

Baca Juga :   Tingkatkan Kualitas SDM, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Beasiswa Pendidikan

“Harapannya, minat pelajar Bojonegoro memanfaatkan beasiswa ini semakin tahun semakin meningkat, serta mampu mewujudkan generasi emas dan meningkatkan IPM Bojonegoro,” pungkasnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait