127 Jembatan di Bojonegoro Diperlebar ‎

Perlebaran jembatan
Salah satu pekerjaan pelebaran jembatan di wilayah Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Sebanyak 127 jembatan di Bojonegoro, Jawa Timur, diperlebar pada tahun 2025. Pelebaran jembatan tersebut untuk memperlancar mobilitas masyarakat dan mengurai kemacetan di sejumlah titik padat kendaraan.

‎Berdasar Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Bojonegoro, anggaran yang dipasang untuk pelebaran jembatan tersebut bervariasi. Diantaranya nilai terendah berlokasi di Desa Bogo, Kecamatan Kapas sebesar Rp1,4 juta, sedangkan nilai tertinggi di Desa Sambeng – Desa Besah, Kecamatan Kasiman sebesar Rp3 miliar.

‎Kepala DPU Bima PR Bojonegoro, Chusaifi Ivan, melalui Sub Koordinator, Ari Nur Cahyo mengatakan, pelebaran jembatan rata-rata dilakukan dari lebar eksisting empat meter menjadi enam meter. Pelebaran dilakukan agar kapasitas jembatan bisa meningkatkan mobilitas masyarakat, dan bisa juga mengurai kemacetan.

‎“Jika kondisi jalan sudah lebar, maka jembatan juga harus menyesuaikan agar tidak menjadi bottleneck atau kemacetan,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

‎Menurut Ari, jembatan yang tidak menyesuaikan dengan lebar jalan berpotensi menjadi titik hambatan lalu lintas. Karena itu, pelebaran jembatan harus mengikuti perkembangan infrastruktur jalan yang ada.

‎”Rata-rata usia jembatan yang dilakukan peningkatan konstruksi berkisar antara enam hingga delapan tahun,” terangnya.(jk)

Pos terkait