SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) 06 Srabi Barat Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, melaksanakan program kerja pemasangan reflektor jalan di satu titik tikungan. Lokasi ini dipilih karena dinilai rawan kecelakaan di Desa Srabi Barat.
Pemasangan reflektor yang dilakukan mahasiswa KKN UTM 06 ini sebagai upaya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat jarak pandang terbatas.
Pemasangan reflektor difokuskan pada tikungan jalan desa yang memiliki visibilitas rendah dan minim penerangan. Selama ini, tikungan tersebut kerap menyulitkan pengendara, karena arah jalan tidak terlihat dengan jelas.
“Di sini sering terjadi kecelakaan lalu-lintas dikarenakan pengendara tidak mengetahui jika terdapat adanya tikungan karena minimnya penerangan, jadi para pengendara itu dari arah utara atau Selatan dalam keadaan kecepatan tinggi langsung lurus dan akhirnya menabrak pepohonan,” kata Sekretaris Desa Desa Srabi Barat, Edi.
Edi menambahkan, pemasangan reflektor diharapkan dapat membantu pengendara mengenali arah dan batas tikungan melalui pantulan cahaya kendaraan.
“Kami ucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN atas kepeduliannya terhadap keselamatan masyarakat. Semoga adanya reflektor ini bisa mengurangi kecelakaan,” pungkasnya.
Ketua KKN 06 UTM, Sulfa Ilalloh menjelaskan program pemasangan reflektor merupakan hasil observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa KKN bersama perangkat desa, sekaligus menindaklanjuti masukan dari masyarakat setempat.
“Kurangnya penanda jalan pada tikungan tajam menjadi salah satu alasan utama kami melaksanakan kegiatan ini sebagai langkah pencegahan terhadap potensi kecelakaan,” ujarnya.
Pelaksanaan pemasangan reflektor dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN 06 UTM dengan dukungan perangkat desa dan warga sekitar. Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa memastikan reflektor dipasang pada 1 titik yang tepat agar dapat berfungsi secara optimal dan tidak mengganggu pengguna jalan.
“Semoga keberadaan reflektor jalan dapat memberikan manfaat jangka panjang serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melintasi tikungan jalan yang rawan kecelakaan,” harap Sulfa.
Perangkat Desa Srabi Barat menyambut baik pelaksanaan program tersebut dan mengapresiasi kepedulian mahasiswa KKN terhadap keselamatan masyarakat.(red)



