SuaraBanyuurip.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mengadakan kegiatan mengajar di Sekolah Dasar Negeri 2 Keleyan, Kecamatan Socah, Bangkalan. Selain mengajarkan keterampilan Calistung, mahasiswa juga menggunakan media pembelajaran Wordwall dan Gurita.
Kegiatan mengajar di SDN Keleyan 2 merupakan bagian dari program kerja bertema “Keleyan Berdaya Bersama” dibidang pendidikan. Kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 14 – 16 Januari 2025.
Kegiatan mengajar yang dilaksanakan mahasiswa KKN UTM ini bertujuan untuk membangun pondasi utama pendidikan dan pembentukan karakter serta kecerdasan emosional anak. Kegiatan yang diajarkan mencakup keterampilan dasar membaca, menulis dan berhitung.
Selain mengajarkan keterampilan Calistung, Mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura juga menggunakan media pembelajaran Wordwall dan Gurita dalam kegiatan belajar mengajar di SDN Keleyan 2 dari kelas 3 sampai dengan kelas 5. Media pembelajaran tersebut diimplementasikan pada mata pelajaran seperti Matematika, IPA, Bahasa Inggris, dan Agama dirangkum menjadi satu kesatuan dalam permainan wordwall.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa memilih satu jawaban benar dari soal yang diberikan. Sedangkan menggunakan media pembelajaran gurita setiap siswa mengambil 3 soal yang terdiri dari soal dari tingkat mudah, sedang dan sulit.
Kemudian siswa mengerjakan soal yang diberikan dengan semaksimal mungkin dan diakhir permainan untuk soal yang kurang dipahami akan dijelaskan oleh mahasiswa KKN yang mengajar pada kelas tersebut.
Media pembelajaran ini mendapat sambutan antusias dari para siswa SDN Keleyan 2. Mereka bersemangat mendapatkan giliran untuk menjawab soal yang diberikan.
Menurut Nia Monicha, penanggung jawab progam kerja mengajar, kegiatan mengajar tidak hanya disambut antusias oleh siswa tapi juga guru dan kepala sekolah SDN keleyan 2.
SDN keleyan 2, Mukhlas Bashiri, S.Pd., M.Pd mengucapkan terimakasih atas partisipasi mahasiswa KKN UTM dalam melakukan kegiatan mengajar di sekolah SDN Keleyan 2.
“Semoga ilmu yang telah diberikan kepada siswa siswi kelas 3 sampai 5 dapat bermanfaat,” ujarnya.(red)





