Diterjang Badai Kapal Tanker Pertamina Kandas di Pesisir Tuban

Kapal tangker Abigail W milik PT Pertamina Trans
Kapal tangker Abigail W milik PT Pertamina Trans Kontinental terdampar di sekitar 60 meter dari bibir Pantai Panduri wilayah Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur. (SuaraBanyuurip.com/ist)

SuaraBanyuurip.com – Laeman Haryo Wasito

Tuban – Gara-gara diterjang badai saat cuaca ekstrem kapal tangker, Abigail W, milik PT Pertamina Trans Kontinental terlempar sejarak 60 meter dari bibir Pantai Panduri wilayah Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

‎Hingga Kamis (22/01/2026) pukul 15.27 WIB kapal bertonase 1.738 Gross Tonage itu, masih teronggok kandas sejak kemarin sore. Gelombang setinggi dua meter yang menyertai angin berkecepatan 35 knots, menyebabkan jangkar kapal terseret (larat-Red).

‎Informasi yang dihimpun di lapangan menyebut, kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Merak menuju Terminal Khusus (Tersus) Pertamina Patra Niaga Tuban. Cuaca ekstrem yang belakangan menimpa wilayah perairan Tuban, menjadikan kapal tak mampu mempertahankan posisinya.

‎Penyebab insiden yang menimpa kapal tersebut, menurut Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Pakis, Captain Subuh Fakkurochman, kapal mengalami larat akibat diterjang gelombang tinggi dan angin kencang. Akibatnya kapal berawak 15 orang tersebut kandas di perairan Pantai Panduri, Tuban.

‎Captain Subuh Fakkurochman menambahkan, tak ada korban dalam insiden di sore hari tersebut. Pun tak ditemukan kebocoran muatan hingga menyebabkan pencemaran lingkungan.

‎”Seluruh kru kapal dalam kondisi selamat, dan kerugian material nihil,” katanya kepada sejumlah wartawan di lokasi kejadian.

‎Merespons tragedi yang menimpa kapal tangker tersebut, Quick Response Team dari KSOP Kelas III Tanjung Pakis bergerak cepat. Mereka berkoordinasi dengan agen kapal, operator Tersus Pertamina Patra Niaga, dan unsur pengamanan dari Polairud Polres Tuban dan TNI AD.

‎Satu unit Kapal Tunda (Tug Boat) TB Transco Dara 3205 dikerahkan ke lokasi, untuk melakukan proses evakuasi.

‎Saat ini tindakan penanganan sedang berlangsung. Setelah berhasil lepas dari posisi kandas, kapal rencananya akan segera ditarik, dan disandarkan di Dermaga 4 TPPI (PT Trans Pacific Petrochemical Indotama) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

‎Sesuai rencana, evakuasi kapal akan dilaksanakan pada Kamis malam. Simulasi evakuasi pun digelar agar proses penanganan bisa berhasil sesuai harapan. Apalagi telah disiapkan dua unit kapal tunda, untuk menarik tubuh kapal berwarna hitam dan merah tersebut.

‎Kendati demikian, cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gerimis, sudah terjadi di perairan pantai Tuban sejak pukul 15.00 WIB.

‎Kapten Subuh mengimbau, agar seluruh pengguna jasa maritim baik agen kapal maupun nahkoda, saat di perairan tetap waspada karena kondisi cuaca ekstrem. Selain itu kecepatan angin masih fluktuatif dalam beberapa hari terakhir. (lhw)

Pos terkait