879 IKM Bojonegoro Punya Merek Produk Sendiri

UMKM Bolo JTB
Pejabat Pertamina foto bersama pelaku UMKM Bolo JTB dan pendamping program LIMA 2B.

SuaraBanyuurip.com – Joko Kuncoro

Bojonegoro – Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa Timur, kembali membuka pendaftaran pembuatan merek gratis bagi industri kecil menengah (IKM). Sejak dibuka mulai 2021 lalu, tercatat 879 IKM telah mempunyai merek produk sendiri.

Kepala Bidang Sarana Prasarana Industri Disperinaker Bojonegoro, Ida Agustin mengatakan, pendaftaran pembuatan merek gratis untuk IKM ini bertujuan memfasilitasi masyarakat yang memiliki usaha mandiri agar bisa berkembang.

“Terutama dalam pemasaran produk,” jelasnya, Senin (2/3/2026).

Dia menjelaskan, untuk syarat mendapatkan fasilitas merek gratis diantaranya harus memiliki usaha minimal berjalan setahun. Kemudian yang paling penting memiliki legalitas usaha atau NIB, namun jika belum memiliki NIB bisa berkonsultasi dengan Disperinaker Bojonegoro.

“Kemudian menyiapkan 10 nama alternatif produk yang bakal diajukan. Lebih lengkapnya bisa diakses di media sosial Disperinaker Bojonegoro,” terangnya.

Ida, sapaan akrabnya mengungkapkan, program ini sudah berjalan sejak 2021 silam hingga saat ini. Tercatat sudah ada 879 IKM mempunyai merek produk sendiri dari sekitar 2.263 IKM di Bojonegoro.

Baca Juga :   Sinergi Kewirausahaan, HIPMI Bojonegoro Audiensi dengan Kejaksaan

“Tentu harapannya dengan adanya fasilitas merek gratis ini bisa membantu masyarakat mengembangkan usahanya,” tandasnya.(jk)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait