SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tetap aman dan dapat diakses masyarakat selama masa libur Lebaran 2026. Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bojonegoro, Wahyu Giyanto, mengemukakan hal tersebut dalam konferensi pers di kantor setempat, Jumat (13/3/2026).
Djelaskan, bahwa BPJS Kesehatan berkomitmen memastikan seluruh peserta JKN tetap dapat memperoleh layanan kesehatan, baik di daerah asal maupun di daerah tujuan mudik.
“Peserta JKN tetap bisa mengakses layanan kesehatan di seluruh Indonesia tanpa dibatasi domisili atau daerah asal KTP,” ujarnya.
Menurut Wahyu Giyanto, selama periode mudik Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kemudahan layanan, mulai dari akses layanan kepesertaan hingga layanan kesehatan bagi peserta yang membutuhkan.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah penyediaan Posko Mudik BPJS Kesehatan di delapan titik lokasi padat pemudik di Indonesia. Posko tersebut dibuka pada 13–16 Maret 2026.
Delapan titik posko mudik tersebut berada di Pelabuhan Merak Banten, Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur, Rest Area Tol Cipularang KM 88A Purwakarta, Rest Area Tol Cipali KM 166A Majalengka, Rest Area Tol Ungaran KM 429A Semarang, Rest Area Tol Masaran KM 519A Sragen, Terminal Purabaya Sidoarjo, serta Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.
”Untuk Posko Mudik Lebaran di Bojonegoro kami berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes),” ujarnya.
Di posko tersebut pemudik dapat memanfaatkan berbagai layanan kesehatan, seperti konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan dasar, penyediaan obat-obatan, hingga fasilitas relaksasi bagi pemudik. Selain itu juga tersedia layanan ambulans dan tindakan sederhana untuk kondisi darurat.
Tak hanya layanan kesehatan di jalur mudik, BPJS Kesehatan juga membuka layanan administrasi kepesertaan di kantor cabang pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 mulai pukul 08.00 hingga 13.30 waktu setempat.
”Peserta juga dapat mengakses layanan BPJS Kesehatan selama 24 jam melalui layanan PANDAWA di nomor WhatsApp 0811-8165-165 serta Care Center 165 untuk layanan administrasi, informasi, dan pengaduan,” ucapnya.
Wahyu menambahkan, peserta juga dapat memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk memudahkan akses layanan selama perjalanan mudik, seperti mengecek status kepesertaan, mencari fasilitas kesehatan terdekat, mengetahui nomor telepon fasilitas kesehatan, hingga mengecek ketersediaan kamar rawat inap di rumah sakit.
“Dengan berbagai kemudahan ini diharapkan peserta JKN tetap merasa aman dan nyaman dalam mengakses layanan kesehatan selama masa mudik dan libur Lebaran. Yang terpenting jangan lupa cek status aktif kepesertaan sebelum mudik,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati mengaku, telah menyiapkan berbagai langkah kesiapsiagaan sektor kesehatan untuk menghadapi libur Lebaran 1447 H/2026 M.
”Persiapan ini dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa mudik dan libur panjang,” kata Ninik Susmiati kepada Suarabanyuurip.com.
Disebutkan, Dinkes Bojonegoro telah menyiagakan fasilitas kesehatan, pos kesehatan, serta layanan Public Safety Center (PSC) 119 di sepanjang jalur mudik, lokasi wisata, hingga rest area. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan selama masa libur Lebaran.
Selain itu, petugas kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi di terminal, rest area, dan fasilitas kesehatan di sepanjang jalur mudik guna mencegah kecelakaan akibat kondisi pengemudi yang tidak fit. Edukasi kesehatan kepada masyarakat juga digencarkan melalui berbagai media seperti radio, baliho, website, dan media sosial.
Dari sisi fasilitas, Kabupaten Bojonegoro saat ini memiliki 11 rumah sakit, 35 puskesmas, 42 klinik, 70 puskesmas pembantu, 163 ponkesdes, serta 136 polindes yang tersebar di seluruh wilayah.
”Setiap desa minimal memiliki satu sarana kesehatan untuk mendukung pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kondisi darurat, lanjut Ninik, masyarakat dapat menghubungi layanan PSC 119 atau nomor 0811-3227-7119. Petugas akan memverifikasi laporan, memberikan panduan pertolongan pertama, serta mengirimkan tenaga kesehatan dan ambulans ke lokasi kejadian.
Sementara itu, bagi peserta JKN, pelayanan kesehatan tetap dapat diakses selama libur Lebaran. Peserta dengan status aktif dapat berobat di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tempat terdaftar atau langsung ke IGD rumah sakit terdekat dalam kondisi darurat.
”Dengan berbagai langkah ini, kami berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, sehat, dan selamat,” tandas Ninik Susmiati.(fin)





