SuaraBanyuurip.com – Laeman HW
Tuban – Pemkab Tuban memastikan ketersediaan gas elpiji bagi warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur aman menjelang perayaan Idul Fitri tahun 2026 mendatang. Oleh karena itu, pemerintah mengimbau masyarakat tak melakukan pembelian berlebihan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban, Gunadi, menjelaskan, hingga kini pasokan gas elpiji di Tuban masih dalam kondisi aman.
Kendati dalam posisi distribusi gas untuk warga aman, namun Gunadi mengakui, terdapat laporan dari lapangan yang menyebut beberapa toko kelontong sempat kehabisan stok. Ia nilai hal itu bersifat kasuistis hanya terjadi di beberapa titik.
Kondisi tersebut umumnya disebabkan tingginya volume pembelian masyarakat dalam waktu bersamaan. Kalaupun ada beberapa toko yang habis stoknya, itu hanya terjadi di beberapa tempat saja.
“Biasanya karena volume penggunaan yang tinggi atau karena panic buying dari masyarakat,” ujar Gunadi, sebagaimana dikutip dalam rilis Media Center Pemkab Tuban yang diterima SuaraBanyuurip.com, Senin (16/02/2026).
Pemkab terus melakukan pemantauan dan koordinasi intensif dengan para agen serta pihak Pertamina. Tujuannya untuk memastikan distribusi gas elpiji berjalan lancar, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.
“Sampai saat ini, Insya Allah ketersediaan gas masih aman hingga Lebaran,” tegas bekas Kepala Satpol PP Pemkab Tuban itu.
Sedangkan sejumlah ibu rumah tangga yang ditemui menyatakan, mereka meminta agar pemerintah daerah member garansi elpiji aman. Diharapkan juga, agar jangan sampai terjadi kelangkaan di saat umat muslim merayakan Idhul Fitri.
“Menjadi tanggung jawab pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan gas elpiji,” tegas Ny Handayani asal kota Tuban. (Lhw)