SuaraBanyuurip.com – PT Pertamina EP Cepu (PEPC) Zona 12 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina melakukan safari ramadan di lima desa sekitar operasi lapangan gas unitisasi Jambaran-Tiung Biru (J-TB). Kegiatan tahunan ini sebagai wadah silaturahmi langsung antara manajemen perusahaan dengan stakeholder desa di sekitar wilayah operasinya.
Safari ramadan di lima titik strategis wilayah operasi Lapangan Gas JTB dimulai dari Desa Kaliombo dan Desa Pelem Kecamatan Purwosari, berlanjut ke Desa Dologede di Kecamatan Tambakrejo dan Dusun Besaran, Desa Ngasem. Kegiatan Safari Ramadan terakhir dilaksanakan di Desa Bandungrejo, Ngasem, pada Senin (16/03/2026).
Kehadiran tim Safari Ramadan Pertamina EP Cepu Zona 12 ini disambut hangat oleh jajaran perangkat desa, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Hadir dalam kegiatan Field Manager JTB, Sujianto, dan Deputy Field Manager JTB, Andy Suhendro. Kehadiran pimpinan lapangan ini menegaskan bahwa keberadaan proyek JTB tidak terpisahkan dari dukungan masyarakat desa di sekitarnya.
Field Manager JTB, Sujianto, dalam sambutannya menyampaikan, ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat sinergi yang telah terjalin selama ini. Dirinya menekankan bahwa kelancaran produksi gas di JTB sangat bergantung pada dukungan dan doa masyarakat sekitar.
“Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan jembatan hati bagi kami para pekerja di JTB untuk mendengar langsung aspirasi serta menjalin kedekatan personal dengan bapak-ibu sekalian,” ujarnya.
Sujianto menambahkan, melalui interaksi langsung seperti ini, perusahaan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai operasional lapangan yang kini telah memasuki fase produksi stabil.
“Kami akan terus mengedepankan aspek keselamatan lingkungan dan berkomitmen memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal melalui program-program pemberdayaan yang terintegrasi,” tegasnya.

Dalam setiap kunjungannya, rangkaian acara diisi dengan doa bersama demi keselamatan operasional dan kesejahteraan masyarakat, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi dialog santai.
Suasana akrab terlihat saat manajemen duduk bersama warga, menciptakan dialog dua arah yang konstruktif. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan lapangan JTB yang dulu menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN) JTB dikelola dengan semangat kebersamaan yang tinggi.
Selain silaturahmi, PEPC Zona 12 juga menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di masing-masing desa sebagai wujud syukur atas pencapaian perusahaan. Sujianto berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi aktivitas keagamaan warga selama bulan suci.
“Kami berharap kontribusi ini dapat memperlancar ibadah warga dan menjadi berkah bagi keberlangsungan energi nasional yang kami kelola di sini,” tambahnya.
Sujianto berharap keharmonisan antara PEPC Zona 12 dan lima desa senantiasa tetap terjaga.
“Dengan semangat kolaborasi, PEPC Zona 12 optimis dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi Indonesia, dan tumbuh berkembang bersama masyarakat Bojonegoro,” pungkasnya.(red)





