SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Daerah Bojonegoro bersiap menggelar konser musik spektakuler. Konser musik ini dihelat dalam rangka perayaan hari jadi ke-30 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berdiri sejak 1996.
Event bertajuk “Anniversary 30th Bank Daerah Bojonegoro” ini dikemas sebagai festival musik outdoor yang menyasar ribuan pengunjung dari berbagai kalangan. Grup Band Ungu dijadwalkan tampil menjadi bintang acara.
Perayaan tiga dekade perjalanan BPR ini tidak hanya menjadi momentum refleksi atas kontribusi di sektor perbankan, tetapi juga bentuk apresiasi kepada karyawan, mitra, dan nasabah yang telah mendukung selama ini.
Maklumat tersebut mengemuka dalam agenda Pra Pers Release Event Harmony 3 Dekade Bank BPR Bank Daerah Bojonegoro yang dipusatkan di Hall Haryo Matahun Lantai VI gedung setempat, Jumat (27/3/2026).
Hadir dalam acara ini Dirut BPR Bank Daerah Bojonegoro, Sutarmini, Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atysasmi, Wakil Ketua Komisi B, Lasuri, serta Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA), Laela Noer Aeny.
Dirut BPR Bank Daerah Bojonegoro, Sutarmini mengatakan, konser tersebut dirancang sebagai festival tahunan yang menggabungkan hiburan musik dengan penguatan budaya lokal. Selain menghadirkan artis nasional, acara ini juga memberi panggung bagi band-band lokal Bojonegoro untuk tampil dan dikenal lebih luas.
Puncak acara akan dimeriahkan oleh penampilan grup band Ungu sebagai bintang tamu utama. Kehadiran band legendaris ini diharapkan mampu menarik antusiasme masyarakat sekaligus menciptakan atmosfer meriah di lokasi konser.
Kehadiran Guest Star band “UNGU” sebagai bentuk pengapresiasi-an kepada seluruh nasabah, mitra, dan karyawan atas dukungan dan dedikasi mereka terhadap PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda).
Kegiatan konser musik ini sebagai terobosan baru untuk meningkatkan citra perusahaan BPR Bank Daerah Bojonegoro agar menjadi perusahaan yang modern, dan dinamis mengikuti tuntutan pasar yang merangkul semua elemen masyarakat.
Dengan bentuk pendekatan baru ini diharapkan menjangkau audiensi yang lebih luas dan menciptakan buzz positif melalui format outdoor dan tiket berbayar. Pertunjukkan musik berbayar atau ticketing dengan pertimbangan keamanan, penonton bisa terkontrol.
”Hal ini akan menarik perhatian calon nasabah baru dan talenta baru. Dan menunjukkan komitmen BPR Bank Daerah Bojonegoro terhadap budaya dan seni,” kata Sutarmini di hadapan para wartawan.
Dengan menghadirkan Band Ungu akan menjadi magnet yang berdampak pada ekonomi masyarakat terutama pelaku UMKM. Disekitar lokasi pertunjukan disediakan area bazar UMKM. Dan kegiatan rangkaiannya sebelum acara puncak akan dilaksanakan Santunan Pedagang Bunga Setaman, Santunan Anak Yatim, Lomba Mewarnai, Lomba Tartil Tilawah, dan Kerja Bakti di Mata Air.
Dampak event musik untuk pencinta musik mendapatkan hiburan, sementara dari sisi parkir, warung -warung, gojek dan lainnya hampir menyeluruh, bisa merasakan keuntungan positif dan menjadi penggerak ekonomi. Termasuk memberikan biaya sewa penggunaan stadion yang kembali ke kas daerah sesuai aturan yang berlaku.
Saat ini Pemkab Bojonegoro sedang menggejot Pendapatan Asli Daerah (PAD) non-Migas. BPR Bank Daerah Bojonegoro mendapatkan target kenaikan di tahun anggaran 2026. Sebagai bentuk komitmen dalam pencapaian target tersebut dibutuhkan inovasi-inovasi baru. BPR Bank Daerah Bojonegoro memiliki misi menjangkau luas sasaran nasabah untuk lebih dikenal dan menjadi pilihan kepercayaan masyarakat.
Gedung atau kantor yang representative (representatif) dibutuhkan sarana promotion yang maksimal, dengan pertimbangan tersebut, BPR Bank Daerah Bojonegoro mendatangkan band “UNGU”.
Dalam kegiatan tersebut BPR Bank Daerah Bojonegoro bermitra dengan Event Organizer Bojonegoro PT Merdeka Global Mediatama atau Merdeka Management Bojonegoro.
Festival ini ditargetkan dihadiri hingga 10.000 penonton, dengan konsep hiburan yang dapat dinikmati semua usia, mulai dari generasi muda hingga keluarga. Selain konser musik, pengunjung juga akan disuguhkan bazar UMKM dan kuliner khas Bojonegoro yang menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah.
Rangkaian acara akan dimulai sejak sore hari dengan penampilan band lokal, dilanjutkan opening act pada malam hari, hingga penampilan bintang tamu nasional. Acara akan ditutup dengan pertunjukan kembang api sebagai penanda puncak perayaan.
”Konser ini tidak sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan masyarakat serta memperkuat citra Bojonegoro sebagai kota yang dinamis dan kreatif,” ujar Sutarmini.
Selain itu, event ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata, membuka peluang kerja sementara, serta memberikan ruang bagi pelaku seni dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkembang.
Dengan konsep festival yang modern dan inklusif, Anniversary ke-30 BPR Bank Daerah Bojonegoro diharapkan menjadi salah satu agenda besar yang mampu mengangkat potensi daerah ke tingkat nasional.
Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan event tersebut. Ia menegaskan, kegiatan itu tidak sekadar menjadi ajang hiburan, tetapi juga menghadirkan ekosistem ekonomi baru yang mampu mendorong perputaran sektor kreatif di daerah.
“Ini adalah salah satu cara menggeliatkan ekonomi, yakni melalui strategi ekonomi kreatif sebagai pemantik,” tuturnya.
Lebih jauh, Sally menilai event tersebut juga menjadi momentum kebangkitan musisi lokal di Bojonegoro, sekaligus membuka ruang bagi talenta daerah untuk berkembang dan dikenal lebih luas.
Sementara Kabag Perekonomian dan SDA, Laela Noer Aeny mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, menyatakan harapannya agar acara dapat terlaksana dengan lancar, aman, dan baik. Dengan dukungan dari media massa, ia meyakini tidak ada lagi informasi yang simpang siur.
”Sehingga konser nanti dapat berlangsung sebagaimana dalam tagline-nya Pak Bupati, yakni (membuat masyarakat Bojonegoro) bahagia,” tandasnya.(fin)





