SuaraBanyuurip.com – Nasib tragis menimpa AA (49), warga Kelurahan Balun Kandangdoro, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Pria yang bekerja sebagai sopir (driver) land team ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), itu tewas mengenaskan di lokasi kejadian diduga dilindas truk.
Tragedi dirembang petang itu terjadi di jalan nasional Bojonegoro-Padangan, turut Desa Cengungklung, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (6/4/2026), pukul 18.00 wib.
Korban AA usai pulang kerja mengendari sebuah motor Yamaha Vixion bernomor polisi K-6078-FY melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga akan menyalip kendaraan yang ada di depannya dengan kecepatan tinggi.
Korban AA diduga menyalip terlalu ke utara melebihi marka jalan. Saat bersamaan melaju motor Honda Vario bernomor polisi K-4963-YE yang dikendarai S. (24), warga Desa Ngliron, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora.
Karena jarak sudah dekat, tabrakan antara Yamaha Vixion dengan Honda Vario tidak terhindarkan. Korban AA jatuh di tengah badan jalan. Sementara korban S jatuh di sisi utara jalan.
Apesnya, saat bersamaan diduga melintas sebuah truk dari arah timur yang belum diketahui identitasnya melindas tubuh AA. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara pengendara Honda Vario mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Kalitidu untuk mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa tersebut mengundang perhatian warga setempat dan pengendara yang melintas. Tubuh korban AA di tutup daun pisang oleh warga. Arus lalu-lintas sempat tersendat.
“Kejadian pas habis mahgrib. Informasinya, korban merupakan sopir Exxon,” kata Ririn, pemilik warung makan AS kepada suarabanyuurip.com, Senin malam.
“Tadi tidak ada yang berani menolong. Menunggu dari lantas,” timpal sopir dump truk yang sedang makan di warung tersebut.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membernarkan peristiwa kecelakaan lalu-lintas antara Honda Vixion dan Vario di Jalan Bojonegoro-Padangan, tepatnya Desa Cengungkulung. Kecelakaan menewaskan satu orang.
“Pengendara Honda Vario terjatuh di sisi utara jalan, sedangkan pengendara Yamaha Vixion terjatuh di tengah badan jalan. Dari luka ditubuh korban AA kemungkinan terlindas truk,” jelas Ipda Septian.
Septian menambahkan, Satlantas Bojonegoro masih melakukan penyelidikan peristiwa kecelakaan yang menewaskan satu orang tersebut.
“Kami masih mendalami kasus ini dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi,” pungkasnya.(red)





