SuaraBanyuurip.com – Anggota Kodim 0813 Bojonegoro bersama warga bergotong-royong membangun 10 titik jembatan Perintis Garuda. Pembangunan jembatan tersebut merupakan bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempermudah konektivitas wilayah.
Pembangunan sepuluh Jembatan Perintis Garuda tersebut meliputi jembatan Dusun Bakalan, Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru; jembatan Dusun Gumeno, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sumberrejo; jembatan Desa Sekaran, Kecamatan Kasiman; jembatan Dusun Gempol, Desa Ngaglik, Kecamatan Kasiman.
Kemudian jembatan Dusun Tawaran, Desa Napis, Kecamatan Tambakrejo; jembatan Dusun Genengan, Desa Kacangan, Kecamatan Malo; jembatan Dusun Sekidang, Desa Soko, Kecamatan Temayang; jembatan Dusun/Desa Meduri, dan jembatan Dusun Besali, Desa Meduri di Kecamatan Margomulyo; serta jembatan Dusun Tretes, Desa Pragelan, Kecamatan Gondang.
Dari pantauan, semangat gotong-royong ditunjukkan oleh TNI dan masyarakat dalam proses pembangunan jembatan Perintis Garuda. Seperti proses pengiriman material, karena medan yang cukup menantang dan keterbatasan akses menuju titik pembangunan.
Pembangunan jembatan tersebut telah lama dinantikan warga, karena sebagai akses untuk mempermudah aktivitas sehari-sehari. Baik menuju ke desa lain maupun mengangkut hasil pertanian mereka.
Sunardi (47), warga Dusun Tawaran Desa Napis, mengaku senang dan bersyukur dengan pembangunan jembatan tersebut, karena sudah berpuluh-puluh tahun dinantikan oleh warga setempat.
Menurut dia, akses jembatan Dusun Tawaran selama ini terbatas dan beresiko bagi keselamatan terutama saat banjir. Kondisi itu bisa menghambat aktivitas sehari-hari warga Dusun Tawaran, dan sekitarnya.
Sunardi berharap adanya pembangunan jembatan Perintis Garuda secara permanen tersebut nantinya bisa mengubah akses menjadi lebih aman, begitu juga konektivitas ekonomi warga Dusun Tawaran dan sekitarnya lebih lancar.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur karena jembatan ini dibangun secara permanen, sehingga urusan aktivitas sehari-hari warga kedepannya menjadi lancar,” tuturnya.
“Terima kasih bapak Presiden Prabowo Subianto, dan juga jajaran TNI Angkatan Darat yang sudah mewujudkan impian kami para warga dengan menghadirkan jembatan Perintis Garuda ini,” pungkas Sunardi.

Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, ST., menjelaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekedar membuka jalan, tetapi merupakan upaya nyata TNI dalam memperkuat konektivitas antar wilayah, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat, serta konektivitas antar wilayah,” ungkapnya, Minggu (26/4/2026).
TNI Kodim 0813 Bojonegoro akan terus bersinergi dengan masyarakat di wilayah binaan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur yang merata khususnya diwilayah terpencil.
“Personel Babinsa jajaran Kodim 0813 Bojonegoro bersama masyarakat dan unsur konstruksi lainnya, akan terus menunjukkan dedikasi tinggi dalam proses percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda,” tegasnya.
Sementara dilokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda Dusun Tawaran Desa Napis Kecamatan Tambakrejo, Pasiter Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Surahmat menambahkan, tahapan-tahapan pekerjaan saat ini menjadi bagian krusial dalam memastikan kekuatan, dan ketahanan struktur jembatan sebelum memasuki proses pengecoran utama.
Seperti pekerjaan perakitan rangka besi cor, sudah berjalan sesuai jadwal, meskipun dihadapkan pada tantangan kondisi cuaca dan medan kerja, berbagai langkah antisipasi telah diterapkan untuk menjaga kualitas pekerjaan tetap optimal.
“Meski cuaca dilokasi pembangunan jembatan kerap mendung dan hujan di sore hari, situasi pengerjaan alhamdulillah aman dan kondusif. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan menjadi solusi permanen atas keterbatasan akses yang selama ini menghambat mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat,” jelasnya.(red)





