Bupati dan Wabup Berangkatkan 1.741 Jemaah Haji Bojonegoro 2026

Jemaah haji
Bupati Setyo Wahono memberikan pesan kepada jemaah calon haji di Pendapa Malowopati Bojonegoro.(ist/prokopim)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro — Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati (Wabup) Nurul Azizah resmi memberangkatkan 1.741 calon jemaah haji Kabupaten Bojonegoro menuju Tanah Suci. Pemberangkatan berlangsung pada Jumat (1/5/2026) dini ini terbalut suasana haru namun penuh doa.

‎Selain duo pemimpin asli Bojonegoro itu, jajaran forum koordinasi pimpinan daerah turut hadir dan menjadi saksi pemberangkatan para jemaah yang diiringi oleh sanak saudara dan keluarga.

‎Tahun ini, sebanyak 1.741 calon jemaah haji dari Kabupaten Bojonegoro diberangkatkan dalam enam kelompok terbang (kloter), yakni kloter 37, 38, 39, 40, 41, dan 42.

‎Bupati Setyo Wahono mengatakan, bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang mendalam.

‎“Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, namun perjalanan spiritual tentang keimanan dan ketakwaan,” katanya dalam sambutan.

‎Atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Setyo Wahono juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji. Putra asli Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo ini berharap para jemaah dapat menjalankan ibadah dengan niat yang tulus karena Allah SWT, serta menjalaninya dengan penuh keikhlasan dan kesabaran.

Baca Juga :   Jemaah Haji Bojonegoro Kloter 37 dan 38 Berangkat Menuju Asrama Sukolilo

‎“Selamat menunaikan ibadah haji. Luruskan niat karena Allah SWT, jalani dengan penuh keikhlasan, serta patuhi dan taati seluruh aturan selama di Tanah Suci,” ucapnya berpesan.

Jemaah haji
Bupati Setyo Wahono dan Wabup Nurul Azizah, serta Ketua TP PKK Cantika Wahono, berangkatkan jemaah calon haji. (ist/prokopim)

‎Mas Wahono, begitu ia karib disapa, juga menitipkan harapan kepada para petugas haji agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab, kesabaran, serta ketulusan dalam membimbing para jemaah selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

‎“Kami juga menitipkan kepada para petugas haji untuk bisa membina dan melayani dengan penuh tanggung jawab serta kesabaran, sehingga seluruh jemaah dapat melaksanakan ibadah dengan sempurna dan kembali ke Bojonegoro menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.

‎Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan lintas negara, melainkan perjalanan hati menuju kedekatan dengan Sang Pencipta.

‎Harapan pun mengalir agar seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam setiap langkah ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur.(fin/adv/prokopim)

Baca Juga :   Sudah Masuk Kloter, Dua CJH Bojonegoro Gagal Berangkat Haji Tahun Ini

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait