‎1.738 Jemaah Haji Bojonegoro Mulai Pulang, Tiba Bertahap hingga 12 Juni

Jemaah haji
ILUSTRASI: Kedatangan jemaah haji tahun 2025 silam disambut haru oleh keluarga.(suarabanyuurip.com/ist)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mulai kembali ke tanah air secara bertahap dimulai hari Senin (8/6/2026). Kepulangan jemaah akan berlangsung hingga Jumat (12/6/2026) dalam tujuh kelompok terbang (kloter).

‎Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bojonegoro, Moh. Abdulloh Hafith mengatakan, total jemaah haji asal Bojonegoro yang berangkat tahun ini sebanyak 1.741 orang. Namun, tiga jemaah dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci sehingga jumlah jemaah yang kembali ke Bojonegoro menjadi 1.738 orang.

‎”Alhamdulillah proses pemulangan jemaah haji Kabupaten Bojonegoro sudah mulai berlangsung. Dari total 1.741 jemaah yang berangkat, terdapat tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci, sehingga jemaah yang akan kembali ke Bojonegoro berjumlah 1.738 orang,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Senin (8/6/2026).

‎Dijelaskan, kepulangan jemaah dilakukan secara bertahap sesuai jadwal penerbangan masing-masing kloter. Kloter pertama yang tiba adalah Kloter 30 dengan nomor penerbangan SV 5328 yang mendarat di Indonesia pada 8 Juni 2026 pukul 18.15 WIB dan diperkirakan tiba di Bojonegoro pada pukul 23.55 WIB.

‎Selanjutnya, Kloter 37, 38, dan 39 dijadwalkan tiba di Bojonegoro pada Kamis dini hari (11/6/2026), masing-masing sekitar pukul 01.30 WIB, 02.30 WIB, dan 03.30 WIB.

Baca Juga :   Atasi Kelangkaan LPG 3 Kg, PMII Desak DPRD Bojonegoro Gunakan Hak Interpelasi

‎Sementara itu, Kloter 40 diperkirakan tiba di Bojonegoro pada 11 Juni 2026 pukul 12.05 WIB. Adapun Kloter 41 dan 42 akan menjadi rombongan terakhir yang tiba pada 12 Juni 2026, masing-masing sekitar pukul 06.40 WIB dan 08.35 WIB.

‎Hafith, begitu ia karib disapa, mengimbau keluarga jemaah untuk memperhatikan jadwal kedatangan dan mengikuti arahan petugas saat proses penjemputan agar berlangsung tertib dan lancar.

‎”Kami berharap seluruh jemaah yang kembali ke Bojonegoro senantiasa diberikan kesehatan dan menjadi haji yang mabrur. Kepada keluarga yang menjemput, kami mohon tetap menjaga ketertiban demi kelancaran proses penyambutan,” ucapnya.

‎Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bojonegoro, bersama panitia daerah telah menyiapkan mekanisme penerimaan dan pemulangan jemaah dari titik kedatangan menuju daerah masing-masing.

‎Selain menyambut kepulangan para jemaah, Hafith juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya tiga jemaah haji asal Bojonegoro di Tanah Suci. Mereka didoakan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

‎Kepulangan jemaah haji, sangat dinantikan oleh keluarga di kampung halaman. Salah satunya Sudarnanto, putra pasangan jemaah haji asal Desa Pilangsari, Kecamatan Kalitidu, yakni H. Setiyo Utomo (69) dan istrinya, Hj. Sri Pujiati (66), yang tergabung dalam Kloter 42 KBIHU Madani dan dijadwalkan tiba di Bojonegoro pada 12 Juni 2026.

Baca Juga :   Usai Pesta Miras, Duda Aniaya Temanya Hingga Tewas

‎Sudarnanto berharap seluruh jemaah haji asal Bojonegoro dapat kembali ke tanah air dengan selamat, sehat, dan memperoleh predikat haji mabrur.

‎”Semoga seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani di Tanah Suci diterima Allah SWT dan menjadi amal jariyah. Gelar haji dan hajjah yang disandang semoga membawa keberkahan serta menjadi teladan di tengah masyarakat,” ungkapnya.

‎Menurutnya, kepulangan dari Tanah Suci tidak hanya membawa oleh-oleh seperti air zamzam, kurma, atau sajadah, tetapi juga membawa perubahan akhlak yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

‎”Yang paling berharga adalah pulang membawa kesabaran, kejujuran, dan akhlak yang semakin baik. Semoga setelah kembali ke Bojonegoro, para jemaah bisa menjadi sosok yang menyejukkan dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ungkapnya.

‎Dia juga berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia hingga kembali ke daerah asal masing-masing.

‎”Semoga para jemaah dan keluarga yang menjemput diberikan kesehatan. Setelah sekian lama berpisah, mereka bisa kembali berkumpul, bersyukur bersama keluarga, serta menikmati kebahagiaan bertemu anak dan cucu di rumah,” tandasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait