Praktisi International Islamic University Malaysia Isi Kuliah Umum di Unigoro

Unigoro.
Praktisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fakhrurrazi Bin Ahmad Noorden mengisi kuliah umum Prodi Kimia Unigoro secara daring.

SuaraBanyuurip.com – Untuk pertama kalinya Prodi Kimia Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah umum internasional via daring, Rabu (13/5/2026). Kuliah umum yang diikuti mahasiswa-mahasiswi Fakultas Sains dan Teknik (Saintek) Unigoro membahas tentang semikonduktor beserta material fungsional untuk sensor dan reaktor. Dengan menghadirkan praktisi dari International Islamic University Malaysia (IIUM), Assoc. Prof. Dr. Ahmad Fakhrurrazi Bin Ahmad Noorden.

Dekan Fakultas Saintek Unigoro, Ir. H. Zainnudin, MT., mengapresiasi kegiatan akademik yang diinisiasi oleh Prodi Kimia Unigoro. Kuliah umum dengan narasumber bertaraf internasional menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa. Terlebih rumpun ilmu kimia terus berkembang dan lebih spesifik.

“Dalam beberapa waktu terakhir, prodi-prodi di lingkungan Fakultas Saintek Unigoro memang didorong untuk menyelenggarakan kuliah umum internasional. Yang dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas mahasiswa dan prodi,” tuturnya.

Rektor Unigoro, Dr. Tri Astuti Handayani, SH., MM., M.Hum., berharap, kuliah umum internasional dapat memperkuat jejaring global kampus. Sekaligus mendorong civitas akademika untuk melaksanakan riset yang relevan dengan topik-topik terkini.
Sementara itu, Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., menegaskan misi Unigoro menuju kampus bertaraf international. Sehingga aktivitas pembelajaran harus familiar dengan istilah akademik asing.

Baca Juga :   Tim Robotika Unigoro Raih Juara I dan II di World Robotic For Peace 2022 di Malaysia

“Langkah ini (kuliah umum internasional) dapat diikuti prodi-prodi lainnya. Sehingga bisa ditindaklanjuti dengan kerja sama fakultas dengan kampus asing,” terangnya.

Menurut Prof. Ahmad, semikonduktor adalah material yang konduktivitas listriknya berada di antara konduktor dan isolator. Konduktivitas listrik dapat dikendalikan dengan menambahkan pengotor atau doping. Dengan menggunakan material Silikon (Si), Germanium (Ge) IC, Gallium Arsenide (GaAs). Yang pengaplikasiannya digunakan dalam perangkat elektronik.

“Sedangkan material fungsional adalah rekayasa material untuk menanggapi lingkungan zat khusus yang dirancang untuk sifat fisik, kimia, listrik, atau magnetik yang unik. Jadi bukan hanya kekuatan mekaniknya,” paparnya.

Kuliah umum internasional yang dimoderatori oleh Zuffa Anisa, S.Pd., M.Si., berlangsung interaktif. Mahasiswa-mahasiswi Fakultas Saintek Unigoro memanfaatkan kesempatan tersebut untuk bersikusi tentang semikonduktor dan material fungsional.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait