SuaraBanyuurip.com – Laeman Harjo Wasito
Tuban – Peran strategis perempuan dalam ekonomi rumah tangga, tak luput dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), yang juga disebut Corporate Social Responsibility (CSR), PT PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Tanjung Awar-Awar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Jajaran manajemen PLN Nusantara Tanjung Awar-awar menyadari, jika peran wanita tersebut ditingkatkan bakal berdampak pada kesejahteraan keluarga. Unit usaha negara ini mendorong pemberdayaan masyarakat, melalui pembinaan Inovasi Program UMKM Berdaya Juara, dengan perluasan penerima manfaat UMKM Permata (Perempuan Mandiri dan Tangguh).
Program yang spesifik untuk kaum ibu tersebut, sebagai wadah pemberdayaan perempuan di sekitar wilayah operasional pembangkit. Tujuan untuk memperkuat kemandirian ekonomi rumah tangga melalui pengembangan usaha kreatif dan produktif berbasis potensi lokal.
Di tengah aktivitas operasional pembangkit yang menjadi tulang punggung kelistrikan nasional, UMKM Permata tumbuh sebagai simbol ketangguhan perempuan dalam membangun kesejahteraan keluarga. Melalui pendampingan berkelanjutan UMKM Permata dibina untuk mengembangkan berbagai produk unggulan.
Produk yang diharapkan memandirikan ibu rumah tangga tersebut, diantaranya, olahan kue basah, produk terasi, olahan hasil perikanan, minuman herbal, hingga kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing. Program ini mengedepankan tiga pilar utama, yakni pemberdayaan ekonomi, penguatan kemandirian perempuan, dan pembangunan sinergi sosial yang berkelanjutan dengan masyarakat sekitar.
Kehadiran UMKM Permata menjadi ruang tumbuh bagi para ibu rumah tangga agar mampu berkembang. Mereka disiapkan sebagai pelaku usaha produktif dan berdaya saing.
Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar, Yunan Kurniawan, mengatakan, perusahaan meyakini pemberdayaan perempuan memiliki peran penting dalam menciptakan pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Diharapkan UMKM Permata tidak hanya menjadi kelompok usaha, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat yang mandiri.
“Melalui program ini, kami ingin perempuan di sekitar wilayah operasional memiliki kesempatan untuk berkembang, meningkatkan kesejahteraan keluarga, sekaligus menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Yunan Kurniawan, Senin (25/05/2026).
Secara terpisah Ketua UMKM Permata, Rini Tri Wahyuningsih, menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar. Menurutnya, program ini telah membuka peluang baru bagi para anggota untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan keluarga.
Menurut Rini, pendampingan yang diberikan menjadikan anggotanya lebih percaya diri untuk mengembangkan usaha. Produk-produknya semakin dikenal, dan memiliki nilai jual yang lebih baik.
“Kami berharap UMKM Permata dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rini.
Melalui penguatan kemitraan ini, PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar berharap, pertumbuhan sektor energi dapat berjalan selaras dengan tumbuhnya kemandirian ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. (Lhw)