SuaraBanyuurip.com – Universitas Bojonegoro (Unigoro) menorehkan prestasi membanggakan di bidang riset dan pengabdian masyarakat. Enam tim mahasiswa lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). PKM adalah kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Diktisaintek) RI untuk meningkatkan mutu mahasiswa. Unigoro menjadi satu-satunya perguruan tinggi di LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur yang terbanyak meloloskan pendanaan dengan total enam tim.
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro, Erwanto, M.Si., menuturkan, enam tim yang lolos PKM 2026 berasal dari prodi yang berbeda. Tiga tim dengan skema riset eksakta (PKM-RE) di antaranya berasal dari prodi kimia. Yakni Heru Dwi Lestari dkk, Eka Nazwa Salsabila dkk, Regita Cahyaning D.C., dengan pembimbing M. Bakhru Thohir, S.Si., M.Sc. Dua tim lainnya dengan skema PKM-RE berasal dari prodi teknik sipil. Yakni Syifaátul Malihah dkk dan Ahmad Qoirul Anam dkk dengan pembimbing Mrabawani Insan R., ST., M.P.W.K.
“Ada lagi satu tim dari prodi ekonomi pembangunan yang lolos di skema pengabdian masyarakat (PKM-PM). Yakni Dian Risa Saputri dkk dengan pembimbing Elika Febrianti, SE., ME. Tahun 2026, total enam tim lolos pendanaan PKM. Ini ada peningkatan dibanding tahun lalu hanya tiga tim. Menariknya ada satu tim yang kemarin lolos hingga ke PIMNAS (pekan ilmiah mahasiswa nasional), tahun ini juga lolos pendanaan lagi,” tuturnya, Senin (25/5/26).
Setiap tim mendapatkan nominal pendanaan yang bervariasi. Mulai dari Rp 6,2 Juta untuk skema PKM-PM, hingga Rp 7,3 Juta untuk skema PKM-RE.
Erwanto melanjutkan, tahun ini total ada 27 kelompok mahasiswa yang mendaftar PKM 2025. Unigoro melakukan proses kurasi proposal yang ketat karena ada batasan kuota pendaftaran. Setelah ada pengumuman lolos, Biro Kemahasiswaan dan Kerja Sama Unigoro akan berfokus pada program persiapan PIMNAS.
“Karena goal akhir dari PKM tidak hanya mendapatkan pendanaan. Setiap kelompok harus bersaing mendapatkan tiket PIMNAS,” papar dosen kimia Unigoro.(red)





