Mahasiswa Teknik Industri Unigoro Belajar Sistem Perawatan Mesin Terintegrasi untuk Efisiensi Produksi

Kuliah praktisi unigoro.
Eka Noor Arifta, production manager PT. Tjokro Putra Perkasa memberikan materi tentang sistem perawatan mesin terintegrasi untuk meningkatkan keandalan mesin sekaligus efisiensi produksi di kuliah praktisi Unigoro.

SuaraBanyuurip.com – Prodi Teknik Industri Universitas Bojonegoro (Unigoro) menggelar kuliah praktisi di modern class fakultas sains dan teknik (saintek), Rabu (17/6/26). Kuliah praktisi kali ini menghadirkan Eka Noor Arifta Z.K., S.St., B.Eng., selaku production manager PT. Tjokro Putra Perkasa. Untuk membahas tentang sistem perawatan mesin terintegrasi untuk meningkatkan keandalan mesin sekaligus efisiensi produksi.

Menurut Eka, dalam dunia industri mesin produksi harus selalu dijaga agar dapat bekerja dengan baik dan tidak sering mengalami kerusakan. Sistem maintenance (perawatan mesin, Red) terintegrasi merupakan cara untuk mengatur perawatan mesin secara menyeluruh agar mesin lebih awet, produksi berjalan lancar, dan biaya perbaikan dapat dikurangi.

“Ada beberapa jenis perawatan mesin yang biasa dilakukan di perusahaan. Corrective maintenance, preventive maintenance, predictive maintenance, dan total productive maintenance (TPM). Sedangkan keandalan mesin bisa diketahui dari MTBF (Mean Time Between Failure, Red) yaitu rata-rata lama mesin dapat digunakan sebelum mengalami kerusakan, serta MTTR (Mean Time To Repair, Red) yaitu rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk memperbaiki mesin,” terangnya.

Baca Juga :   Peringatan Hari Pramuka di Bojonegoro Usung Tema Lingkungan

Selain menjaga mesin, perusahaan juga perlu memperhatikan efisiensi produksi. Agar dapat menghasilkan produk dengan kualitas baik menggunakan sumber daya secara optimal. Faktor yang memengaruhi efisiensi produksi meliputi manusia, mesin, material, metode kerja, dan lingkungan kerja.

“Perawatan mesin yang dilakukan secara terencana dan menyeluruh dapat membuat mesin lebih tahan lama, mengurangi gangguan produksi, menghemat biaya, serta meningkatkan produktivitas perusahaan,” papar Eka.

Kuliah praktisi yang dimoderatori oleh Ir. Rizky Stighfarrinata, MT., berlangsung interaktif. Mahasiswa-mahasiswi Prodi Teknik Industri Unigoro memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi tentang sistem perawatan mesin terintegrasi.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait