SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari
Bojonegoro – Tim Search And Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan korban tenggelam di Bengawan Solo, tepatnya di bawah Jembatan Bojonegoro–Cepu, turut Desa Dengok, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (18/7/2026).
Korban diketahui bernama Yatni (53), warga Dusun Tegalrejo Barat, RT 04 RW 14, Desa Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan, korban ditemukan pada Sabtu, sekitar pukul 10.30 WIB di sekitar lokasi kejadian setelah dilakukan pencarian oleh Tim SAR gabungan.
”Korban berhasil ditemukan hari ini di sekitar titik lokasi kejadian, dan langsung dievakuasi,” katanya kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (18/7/2026) siang.
Dijelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 13.25 WIB. Berdasarkan informasi dari Polsek Padangan, korban diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Solo dari Jembatan Bojonegoro–Cepu.
”Informasi awal yang kami terima dari kepolisian, korban diduga menceburkan diri akibat mengalami depresi karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh. Dugaan tersebut masih menjadi bagian dari penanganan kepolisian,” terang Heru Wicaksi.
Pencarian dilakukan sejak Sabtu pagi. Personel BPBD Bojonegoro berangkat menuju lokasi pukul 07.00 WIB dan tiba sekitar pukul 07.40 WIB. Selanjutnya, operasi pencarian dilaksanakan bersama Basarnas, BPBD Blora, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Tim SAR gabungan hingga korban berhasil ditemukan.
”Jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.(fin)





