EMCL-PIB Bojonegoro Tingkatkan Kapasitas Manajemen UMKM di Lamongan

EMCL-PIB
PIC Program EMCL, Feni K. Indiharti dalam kegiatan peningkatan kapasitas UMKM di Lamongan bekerja sama dengan PIB Bojonegoro.(Ist/arifin)

SuarBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Lamongan – Operator Lapangan Minyak dan Gas Bumi (Migas) Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bekerja sama dengan Pusat Inkubasi Bisnis (PIB) Bojonegoro menyelenggarakan Pelatihan Pengembangan Manajemen UMKM di Lamongan. Kegiatan dimaksud bertujuan meningkatkan kapasitas manajemen pelaku UMKM agar semakin mandiri, berkembang, dan berdaya saing.

‎Perwakilan EMCL, Feni Kurnia Indiharti mengatkan, bahwa pelatihan merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dia juga mengajak seluruh peserta untuk berpartisipasi aktif serta mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan di wilayah perairan dengan tidak mendekati area FSO Gagak Rimang.

‎”Kami berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus memperkuat kesadaran bersama dalam menjaga keamanan di sekitar FSO Gagak Rimang demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Feni kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (8/7/2026).

‎Sementara itu, salah satu peserta dari perwakilan Rukun Nelayan (RN) Paciran, Muhlisin Amar, mengapresiasi kolaborasi EMCL, PIB Bojonegoro, dan seluruh pemangku kepentingan yang selama ini terus mendukung pemberdayaan masyarakat. Menurut dia, sinergi yang baik menjadi modal penting dalam menjaga keamanan laut sekaligus mendukung kelancaran operasional industri hulu migas.

‎”Program seperti ini merupakan investasi bagi masa depan masyarakat. Usaha yang dikelola dengan manajemen yang baik tentu akan memberikan hasil yang lebih optimal dibandingkan usaha yang tidak terorganisasi, sehingga kolaborasi dan semangat bekerja dengan sungguh-sungguh harus terus kita jaga bersama,” ujar Muhlisin Amar.

‎Manajer Program PIB Bojonegoro, Arifin berharap, kegiatan kolaborasi bersama EMCL yang dipusatkan di Cafe Aola Lamongan, Jumat, 7 Agustus 2026 itu dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM di Kabupaten Lamongan semakin meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎”Sekaligus memperkuat budaya keselamatan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” tandas Arifin.(fin)

Pos terkait