Terdampak Kekeringan, SH Terate Dropping Air Bersih ke Warga Butoh Bojonegoro

SH Terate dropping air bersih
PEDULI SESAMA : Tim Loyalisht SH Terate Bojonegoro kolaborasi dengan Yonif TP-885/Belibis Putih dropping air bersih untuk warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem yang terdampak kekeringan.

SuaraBanyuurip.com – Sasongko

Bojonegoro — Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Kabupaten Bojonegoro melalui Loyalisht Bojonegoro dropping air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Dusun Krajan, Desa Butoh, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (22/8/2026).

‎Bantuan dua tangki air bersih yang disalurkan bekerja sama dengan Yonif TP-885/Belibis Putih (BP) tersebut diberikan kepada warga RT 20, Dusun Krajan, Desa Butoh. Warga desa pinggiran hutan ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kemarau panjang.

‎Koordinator Loyalisht Bojonegoro, Masyhur Al Djawie, menyebut bantuan air bersih sangat dibutuhkan warga Desa Butoh yang telah terdampak kekeringan. Diharapkan bantuan yang disalurkan bermanfaat bagi yang menerima, dan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga masyarakat setempat.

‎“Semoga bermanfaat dan dapat meringankan kebutuhan warga Desa Butoh yang terdampak kekeringan,” ujarnya kepada SuaraBanyuurip.com usai kegiatan sosial.

SH Terate dropping air bersih
Warga Desa Butoh, Kecamatan Ngasem foto bersama Tim Loyalisht Bojonegoro dan anggota TNI Yonif TP-885/Belibis Putih usai mengambil bantuan air bersih.

‎Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Butoh, Edy Santoso, mengapresiasi kepada SH Terate Cabang Bojonegoro, khususnya yang tergabung dalam Loyalisht Bojonegoro yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih warganya terdampak kekeringan.

‎“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih bagi warga Desa Butoh yang mengalami kesulitan air. Semoga budi baiknya ini mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT,” ujar pria yang juga Ketua SH Terate Ranting Ngasem ini.

‎Salah seorang penerima bantuan, Jami, mengaku bersyukur atas bantuan air bersih dari SH Terate Bojonegoro. Karena sejak sebulan lebih sumur warga yang biasa dimanfaatkan telah mengering akibat kemarau panjang.

‎“Tentu bantuan air ini sangat bermanfaat bagi kami karena bisa mencukupi kebutuhan keluarga, seperti memasak, minum, dan kebutuhan lainnya,” imbuhnya.(red/ko)

Pos terkait