Mengenal Nabila, Juara Putri Batik yang akan Wakili Jatim ke Tingkat Nasional

Nabila juara putri batik jatim.
Nabila Bunga Maysila, gadis asal Bojonegoro, menunjukan piala Juara I Putra Putri Batik Jawa Timur 2026.

SuaraBanyuurip.com – Nabila Bunga Maysila berhasil mengharumkan nama Bojonegoro diajang Putra Putri Batik tingkat Provinsi Jawa Timur 2026. Gadis asal Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, itu meraih dua penghargaan sekaligus, yakni juara 1 Putri Batik dan Best Social Media.

Grand final Putra Putri Batik Jawa Timur digelar di Gedung Kesenian Cak Durasim Taman Budaya Surabaya, 23 Agustus 2026. Nabila, panggilan akrab, Nabila Bunga Maysila, mampu menyisihkan peserta dari kabupaten/kota di Jawa Timur. Nabila dinobatkan sebagai juara pertama Putri Batik Jawa Timur 2026.

Nabila mewakili Bojonegoro di tingkat Provinsi Jatim setelah menjadi juara Putri Batik Bojonegoro 2026.

“Prestasi yang saya raih ini berkat doa dan dukungan orang tua, Pemerintah Kabupaten, dan masyarakat Bojonegoro,” ujar Nabila kepada suarabanyuurip.com, Kamis (27/8/2026).

Nabila menuturkan, berbagai persiapan dilakukan sebelum mengikuti ajang Putra Putri Batik Jawa Timur 2026. Diantaranya, membuat video, belajar public speaking, kelas model, foto shoot, kunjungan ke usaha batik, dan mengenal batik-batik yang dimiliki kabupaten/kota di Jawa Timur.

“Saat sesi tanya jawab, saya disuruh menjelaskan tentang Batik Gresik. Memang setiap peserta disuruh menjelaskan tentang batik yang bukan dari daerah asalnya. Selain itu setiap peserta juga diberi studi kasus,” tutur anak kedua pasang Alfiah dan Suroso itu.

“Sedangkan untuk penghargaan best social media diberikan karena video yang aku unggah di IG dinilai dewan juri berdampak,” lanjut Nabila.

Mewakili Jatim ke Tingkat Nasional

Setelah dinobatkan menjadi Juara Utama Putri Batik Jawa Timur, Nabila akan melaju ke tingkat nasional diajang Putra Putri Batik Indonesia pada Oktober 2026.

Putra putri batik jatim
Nabila bersama pemenang juara Putra Putri Batik Jatim 2026.

Menurut Nabila, persaingan di level nasional dinilai akan semakin berat. Terlebih dengan sisa waktu dua bulan untuk mempersiapkan semuanya.

Baca Juga :   Dirut ADS Bojonegoro Usulkan Kolaborasi Pemasaran Produksi Batik

“Tentu semakin berat ya, karena saingannya se Indonesia. Apalagi waktunya kan mepet banget,” ucapnya.

Namun begitu, Nabila mengaku tidak putus asa. Ia akan mengasah kemampuannya mulai dari komunikasi, mengenal lebih luas kekayaan batik nusantara, hingga aktif mengikuti kelas model.

“Saya juga akan membagi waktu antara kuliah dan persiapan mengikuti lomba tingkat nasional,” tegas gadis bertubuh ramping itu.

Nabila berharap dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, pemerintah provinsi dan masyarakat Jawa Timur, agar dirinya diberikan kemudahan, kelancaran dan meraih hasil terbaik dalam kejuaraan Putra Putri Batik Indonesia 2026 nanti.

“Harapaannya menjadi juara, dan bisa mengharumkan nama Bojonegoro dan Provinsi Jatim di tingkat Nasional,” tandasnya.

Ajak Generasi Muda Cinta Batik

Gadis kelahiran 2007 ini mengaku menyukai batik sejak duduk di bangku kelas 1 SMA. Menurutnya, batik bukan sekadar sehelai kain, melainkan merupakan warisan budaya yang memiliki filosofi luhur dan telah diakui Unesco.

“Apalagi Batik Khas Bojonegoro, memiliki motif tentang kekayaan potensi yang dimiliki Bojonegoro,” tutur alumni SMAN 4 Bojonegoro yang kini melanjutkan kuliah di Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisip) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta ini.

Putra putri batik.
Nabila saat dinobatkan sebagai Putri Batik Jatim 2026.

Nabila mengajak kepada generasi muda lebih menyukai batik. Kata dia, batik sekarang ini bukan lagi mencerminkan gaya kuno, tapi jika dimodifikasi bisa menjadi gaya modern yang elegan.

“Jangan malu pakai batik. Batik bisa diubah sesuai stayle jaman sekarang,” pungkasnya.

Sejak Kecil Suka Fashion Show

Bakat Nabila didunia fashion show dan modeling sudah terlihat sejak masih kecil. Menurut Ibunya, Alfiah, Nabila sudah sering mengikuti perlombaan sejak taman kanak-kanak (TK).

“Setiap peringatan 17 Agustuan di desa atau di sekolahnya dia selalu tampil. Baik itu lomba tari maupun fashion show,” sambung Alfiah dihubungi saat berada di Negeri Jiran.

Baca Juga :   DPRD Jatim Sebut Wastra Batik Bojonegoro Festival 2026 Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Menurut Alfiah, bakat Nabila semakin terlihat ketika duduk di bangku SMP. Ia menjadi juara pertama modeling diinternal Sekolah Menengah Pertama Model Terpadu.

“Setelah itu, saat masuk SMA, dia bilang ke saya ingin serius belajar dunia modeling,” ungkapnya.

Untuk mendukung bakat dan keinginan anaknya, Alfiah kemudian memasukannya ke kelas modeling di salah satu Bojonegoro. Kemampuan Nabila semakin terasah. Ia pernah masuk 25 besar Kange Yune Bojonegoro 2025.

Selain itu, Nabila juga menjadi juara II model batik di rangkaian Bojonegoro Wastra Batik Festival (BWBF). Juga juara Putra Putri Batik Bojonegoro 2026, hingga dinobatkan sebagai juara Putra Putri Batik Jatim dan akan mewakili ke tingkat nasional.

“Sebagai orang tua, kami tentu akan terus mendukung dan memberikan yang terbaik untuk anak. Selama kegiatan yang dilakukan positif,” tuturnya.

Alfiah mengaku bangga atas prestasi yang diraih Nabila. Dia berharap, Nabila bisa meraih hasil terbaik di lomba Putra Putri Batik tingkat nasional pada Oktober 2026 mendatang.

“Semoga bisa membanggakan orang tua, mengharumkan nama Bojonegoro dan Jawa Timur,” pungkas ibu dua anak itu.(red)

Biodata

Nama : Nabila Bunga Meysila

Pendidikan

– SDN Bangilan, Kecamatan Kapas
– SMPN MT Bojonegoro
– SMAN 4 Bojonegoro
– Sedang Kuliah di UNS Surakarta Semester I

Prestasi

– 25 Besar Kange Yune Bojonegoro 2025
– Juara II Modeling Batik BWBF 2025
– Juara I Putri Batik Bojonegoro 2026
– Juara I Putri Batik Jawa Timur 2026
– Best Social Media Putra Putri Batik Jatim 2026
– Mewakili Jatim di lomba Putra Putri Batik Tingkat Nasional 2026

Nama Orang Tua
Ayah : Suroso
Ibu     : Alfiah

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait