Pelamar Kerja Pabrik PT Shou Fong di Bojonegoro Membludak

Pelamar kerja PT Shou Fong
Pelamar kerja PT Shou Fong menunggu giliran tes wawancara.

SuaraBanyuurip.com – Pelamar kerja pabrik alas kaki, PT Shou Fong Lastindo di Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, membludak. Dari 3.000 lowongan kerja yang disediakan, sebanyak 14.250 pendaftar.

Ada tiga kategori yang disedikan perusahaan. Yakni pelamar kerja penyandang disabilitas, pelamar yang belum memiliki pengalaman kerja, serta pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja.

Salah satu pelamar kerja penyandang disabilitas tuna wicara, Alda mengaku lega dan bahagia karena mendapat kesempatan mencoba melamar pekerjaan di PT Shou Fong Lastindo. Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga baginya untuk berusaha mendapatkan pekerjaan dan berpartisipasi dalam dunia kerja.

“Senang bisa ikut mendaftar kerja,” ujar perempuan asal DesaTrumbasanom, Kecamatan Kedungadem, melalui tulisan usai melakukan interview atau tes wawancara.

Senada disampaikan pelamar kerja lainnya,  Andi Boy Saputra. Menurutnya, pembukaan lowongan kerja dalam jumlah besar memberikan peluang bagi dirinya untuk mendapatkan pekerjaan

“Tadi sempat gugup saat interview. Mudah-mudahan bisa diterima,” sambungnya.

Seleksi wawancara di PT Shou Fong Lastindo berlangsung hari ini, Senin (12/10/2026) hingga Senin pekan depan, (19/10/2026).

Baca Juga :   Lamemba Asesmen Akreditasi Prodi Ekonomi Pembangunan Unigoro

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Mahmudi menjelaskan, PT Shou Fong Lastindo membutuhkan tenaga kerja sebanyak 3.000 orang. Sementara pendaftar mencapai 14.250. Namun setelah dilakukan pengecekan ulang baik data yang double maupun kurang lengkap menjadi 10.333 pelamar. Terdiri dari 5.910 laki-laki dan 4.423 perempuan, dengan 151 disabilitas diantaranya.

“Dari data itu menunjukkan bahwa besarnya minat dan antusiasme masyarakat,” tegas mantan Kepala Bakesbangpol Bojonegoro itu.

Perwakilan PT Shou Fong Lastindo, Elok mengatakan, Walk In Interview merupakan upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya warga Bojonegoro. Kesempatan ini dapat menjadi jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan, mengembangkan keterampilan, dan meningkatkan taraf hidup keluarga.

“Kami percaya melalui kerja sama yang kuat, investasi yang berkembang di Kabupaten Bojonegoro dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari terbukanya lapangan pekerjaan, meningkatnya pendapatan keluarga, hingga tumbuhnya perekonomian daerah,” lanjutnya.

Elok menegaskan proses rekrutmen dilaksanakan secara resmi dan tidak dipungut biaya apa pun. Ia mengimbau seluruh calon tenaga kerja mengikuti prosedur yang ditentukan dan berhati-hati terhadap pihak yang mengatasnamakan perusahaan untuk meminta sejumlah uang.

Baca Juga :   Pemkab Bojonegoro Sediakan 1.000 Lowongan Kerja, Begini Cara Daftarnya

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Nurul Azizah mengatakan, hadirnya PT Shou Fong Lastindo menjadi bukti Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terbuka terhadap perusahaan asing yang ingin berinvestasi.

“Tetapi harus yang berdampak langsung bagi masyarakat Bojonegoro, contohnya mengambil tenaga kerja lokal,” tegasnya saat menghadiri Walk in Interview PT Shou Fong Lastindo, Senin (12/10/2026) di area pabrik di Kecamatan Sumberejo.

Wabup Nurul menambahkan, pemkab akan terus memperluas akses lowongan kerja untuk mengurangi penggangguran di Bojonegoro. Salah satunya melakukan pengembangan kawasan industri di wilayah Temayang, Sugihwaras dan Kedungadem.

“Dalam waktu dekat, kita akan ada pertemuan dengan penanaman modal asing untuk membuka peluang-peluang kerja bagi warga,” ungkapnya.(red)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait