Domba Kesejahteraan Disnakkan Masuk 10 Besar BIA 2026

Disnakkan Bojonegoro
Program domba kesejahteraan inovasi Disnakkan Kabupaten Bojonegoro masuk sepuluh besar nominasi BIA 2026 kategori OPD.(istimewa)

SuaraBanyuurip.com — Arifin Jauhari

Bojonegoro – Program Domba Kesejahteraan (PDKT) yang digagas Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur masuk 10 besar nominasi Bojonegoro Innovative Awards (BIA) 2026 kategori Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Program ini menjadi salah satu inovasi pemerintah daerah dalam upaya mengurangi kemiskinan dan pengangguran melalui pengembangan usaha peternakan domba berbasis masyarakat.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro, Elfia Nuraini, menjelaskan PDKT dirancang untuk menjadikan ternak domba sebagai aset produktif bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya mendapatkan bantuan ternak, tetapi juga pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan.

Pelaksanaannya menggunakan pendekatan hulu hingga hilir, mulai identifikasi KPM, penyaluran domba berkualitas, pembinaan, pendampingan, monitoring, hingga pemasaran hasil ternak.

Domba yang disalurkan harus memenuhi spesifikasi teknis, dalam kondisi sehat, serta dilengkapi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dan tanda identitas atau eartag.

Pendampingan dilakukan dengan dukungan petugas teknis peternakan, petugas inseminasi buatan, pengawas populasi, dokter hewan, dan paramedik veteriner yang menjangkau 28 kecamatan.

Baca Juga :   Pasangan Presiden Prabowo-Gibran Menang Telak di Desa Penghasil Migas Sukowati

Monitoring dan evaluasi juga dilakukan secara berkala untuk memantau kesehatan, reproduksi, perkembangan populasi, serta usaha peternakan. Hasil evaluasi menjadi dasar pembinaan dan pengembangan program selanjutnya.

Disnakkan Bojonegoro
Program domba kesejahteraan inovasi Disnakkan Kabupaten Bojonegoro.(istimewa)

Dalam pelaksanaannya, Disnakkan turut membangun kemitraan dengan Laskar Ternak dan sumber ternak untuk memperkuat kepastian pasokan serta pemasaran.

Program PDKT memiliki sejumlah tujuan, diantaranya mengurangi kemiskinan dan pengangguran, meningkatkan populasi domba, meningkatkan kapasitas peternak, serta memperkuat kemitraan dan akses pasar.

“Masuknya PDKT dalam 10 besar nominasi BIA 2026 menjadi penyemangat seluruh jajaran Disnakkan dalam berinovasi mengembangkan sektor peternakan sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Elfira Nuraini kepada Suarabanyuurip.com, Sabtu (31/10/2026).

Terpisah, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Bojonegoro, Dili Tri Wibowo menyampaikan, penyelenggaraan BIA merupakan salah satu langkah awal memperkuat kesiapan Bojonegoro mengikuti Innovative Government Award (IGA).

BIA 2026 diselenggarakan sejak tahapan sosialisi pada Juli tahun ini sampai penyerahan penghargaan di Hotel Griya Dharma Kusuma, Kamis, 29 Oktober 2026. Terdapat enam kategori dalam lomba, yakni OPD, kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, serta badan usaha.

Baca Juga :   Diduga Terjangkit PMK, BPBD Bojonegoro Evakuasi Bangkai Sapi di Bendung Gerak

Untuk ategori OPD, juara pertama diraih inovasi GAYATRI dari Disnakkan Bojonegoro. Juara kedua diraih SINTESA EMAS dari Dinas Kesehatan, sedangkan juara ketiga diraih AMANDA BANGGA dari Bagian Administrasi Pembangunan.

Untuk kategori juara harapan, Harapan I diraih GIS-EL dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Harapan II SIGAP-BOJONEGORO dari Puskesmas Purwosari, dan Harapan III COBRA dari RSUD Sumberrejo.

Disnakkan Bojonegoro berhasil menempatkan dua inovasinya dalam ajang BIA 2026, yakni GAYATRI yang meraih juara pertama dan PDKT yang masuk 10 besar nominasi kategori OPD.

Namun, Dili menegaskan, inovasi yang dikembangkan organisasi perangkat daerah (OPD) tidak boleh berhenti pada kompetisi dan penghargaan. Inovasi harus menjadi instrumen pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Inovasi perlu terus dikembangkan, direplikasi, dan diterapkan secara berkelanjutan agar dampaknya semakin luas,” tegasnya.(fin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Pos terkait