SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Meningkatnya aktivitas sumur migas Tiung Biru (TBR) – C, Blok Gundih, di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Bojonegoro, Jatim, membuat jalur lalu lintas sepanjang jalan itu yakni Purwosari-Tambakrejo semakin padat. Hal itu menyusul dimulainya pekerjaan pengurukan tapak sumur dan jalan menuju lokasi pemboran. Banyak kendaran pengangkut tanah uruk keluar masuk lokasi pemboran sehingga diperlukan penambahan tenaga Flagman (manusia bendera) dibeberapa titik menuju lokasi TBR yang dikelola Pertamina EP tersebut.
Mad Labu, warga Desa Kalisumber menyatakan, meningkatnya aktivitas di TBR lantaran sumur gas yang TBR-C kembali dikerjakan. Banyak Mobil Dam Truk pengangkut pedel untuk pemadatan jalan dan tapak sumur TBR-C sering keluar masuk dari lokasi.
“Banyak mobil yang antri disekitar jalan raya menunggu giliran masuk ke lokasi TBR-C. Sehingga, membuat kondisi ini rawan kecelakaan bagi pengguna jalan yang melintas disekitar lokasi,â€kata Mad Labu.
Karena itu, dia meminta, agar Pertamina EP maupun PT Bama Bumi Sentosa (BBS), Operator Sumur TBR menambah flagman untuk mengatur kelancaran lalu lalu lintas dijalan tersebut, terutama dipintu masuk lokasi sumur.
“Ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan bagi pengguna jalan yang sedang melintas dijalur ini,â€terangnya.
Yudhi Madjid, Eksternal Relation PT Bama Bumi Sentosa (BBS), Operator sumur TBR ketika dikonfirmasi www.suarabanyuurip.com melalui pesan pendeknya mengatakan, akan melakukan pengecekan dilokasi terlebih dulu. Hal ini untuk memastikan apakah perlu dilakukan penambahan falgman atau tidak.
“Saya akan cek dulu dilapangan seberapa jauh volume kendaraan dan keamanannya. Sebab untuk penambahan flagman harus dikoordinasikan dengan managemen,†tegas Yudhi Madjid.