Polda Jatim Siap Amankan Proyek Blok Cepu

SuaraBanyuurip.comBP. Migas

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) siap membantu pengamanan proyek Banyuurip, Blok Cepu di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban. Komitmen tersebut tertuang dalam nota kerja sama Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS) dan Mobil Cepu Ltd (MCL), Operator Blok Cepu dengan Polda Jatim yang ditandatangani di Surabaya.

Nota kesepahaman ditandatangani Deputi Umum BPMIGAS, J. Widjonarko dan Kepala Polda Jatim, Inspektur Jenderal Hadiatmoko. Dengan penandatanganan ini diharapkan bantuan keamanan dari Polda Jatim dapat diberikan dengan cepat, tepat dan efektif sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Dalam press release BP. Migas, Widjonarko mengatakan, Banyuurip menjadi proyek andalan pemerintah karena produksi puncak pada tahun 2014 ditargetkan sebesar 165 ribu barel per hari. Jumlah produksi ini diharapkan membuat produksi minyak bumi di Indonesia mencapai angkat satu juta barel.

“Proyek ini berperan strategis dalam pemenuhan energi nasional,” katanya.

Dia berharap, penandatangan kerja sama dapat meminimalisir gangguan kemanan, sehingga pelaksanaan proyek Banyuurip dapat berjalan sesuai dengan rencana. “Kesepakatan ini berpengaruh pada kelancaran pembangunan proyek,” tegas Widjonarko.

Baca Juga :   Tangan Negara Di Bisnis Hulu

Sementara itu, Hadiatmoko menjelaskan, Polda Jatim memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan proyek Banyuurip. Dia memberikan apresiasi terhadap langkah yang diambil BPMIGAS.

“Sektor migas merupakan obyek vital nasional yang keamanannya perlu diperhatikan agar pasokan energi nasional tidak terganggu,” sambung Hadiatmoko.

Untuk diketahui, dalam waktu dekat ini, proyek Banyuurip sekira Rp. 30 triliun segera dimulai. Proyek tersebut dibagi menjadi lima paket yakni Engineering, Procurement and Construction (EPC) 1 yang mengerjakan central processing facility (CPF), EPC 2 membangun pipanisasi darat 20 inc sepanjang 72 Km mulai Lapangan Banyuurip hingga bibir Pantai Palang Tuban dan pipa bawah laut 20 inc sepanjang 23 KM, EPC 3 mengerjakan manara tambat, EPC 4 mengerjakan tanki penampungan minyak mentah di tengah laut, dan EPC 5 pembangunan infrastruktur termasuk waduk buatan untuk kebutuhan injeksi.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *