SuaraBanyuurip.com –Samian Sasongko
Warga Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, menghentikan empat mobil milik Pertamina EP yang mengangkut logistik pemboran sumur migas Tiung Biru (TBR) C, Blok Gundih. Penghentian ini dikarenakan salah satu anak perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) itu belum mensosialisasikan eksplorasi ke tingkat desa. Namun, PT. Bama Bumi Sentosa (BBS), Operator Sumr Migas TBR-B, membantah bila pihaknya tidak melakukan sosialisasi sampai ke tingkat desa.
Informasi yang diperoleh dilapangan, empat mobil pengangkut logistik pemboran itu dihentikan warga di pintu masuk lokasi sumur migas TBR-C sejak Jum’at (6/4) malam kemarin.
â€Kita sudah minta kepada Pertamina EP agar sosialisasi (pemboran) ini dilakukan bukan hanya tingkat kecamatan, tapi sampai tingkat desa. Agar warga sekitar pemboran mengetahui kegiatan yang berlangsung disini,† kata Samiran.
Namun, lanjut dia, permintaan yang disampaikan salah satu warga saat sosialisasi pemboran ditingkat kecamatan yang berlangsung berapa waktu lalu tidak ditindaklanjuti oleh Pertamina EP.
â€Kita minta Pertamina mensosialisasikan kegiatan ini ditingkat desa dulu sebelum pemboran dimulai. Karen Pertamina sudah berjanji akan melakukan sosialisasi lebih dulu ke tingkat desa,†tegasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalisumber, M. Yantoro membenarkan penghentian empat mobil pengangkut alat berat milik Pertamina EP oleh warganya. Dia menilai, aksi yang dilakukan warganya ini cukup wajar karena sebelumnya Pertamina EP berjanji akan melakukan sosialisasi pemboran sumur TBR-C sampai ke tingkat desa.
â€Wajar saja kalau warga marah. Karena Pertamina EP sudah mengingkari janjinya,†sambung M. Yantoro.
Namun, kata dia, sekarang ini mobil pengangkut alat berat tersebut telah diperbolehkan masuk ke lokasi Sumur TBR-C setelah pemerintah desa dan pihak terkait memberikan pemahaman kepada warga.
External Relations PT. BBS, Yudhi Madjid mengaku, telah melakukan sosialisasi pemboran Sumur migas TBR-C sampai ke tingkat desa. Yakni ketika mulai pembebasan lahan, pengurukan dan di tingkat kecamatan.
â€Semuanya sudah sangat jelas kita beritahukan kepada warga desa. Kalau memang diperlukan, secepatnya kami siap (melaksanakan sosialisasi di tingkat desa,†sergah Yudhi Madjid dikonfirmasi terpisah.
Dia menegaskan, untuk tanggungjawab moving rig Sumur TBR- C adalah Pertamina Driling Service Indonesia (PDSI).