FKKL Rapatkan Pembagian Proyek Blok Cepu

Pertemuan FKKL

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Forum Komunikasi Kontraktor Lokal (FKKL) melakukan pertemuan dengan kontraktor lokal ring I dan II dari 15 desa sekitar Lapangan Migas Banyuurip – Jambaran, Blok Cepu di kantornya Jalan Raya Bojonegoro – Cepu, Desa Cengungkulung, Kecamatan Kalitidu, Senin (16/4) kemarin. Mereka merapatkan pembagian pekerjaan proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip yang segera dimulai pada Minggu ini.  

Parmani, Ketua FKKL mengatakan, pembagian pekerjaan dalam proyek EPC ini perlu dilakukan agar semua CV dan PT lokal sekitar pemboran yang tergabung di FKKL bisa terakomodir secara adil.

“Siapapun anggota FKKL yang memenangkan tender dalam pekerjaan EPC Banyuurip harus menggandeng anggota (kontraktor) lalinnya. Ini sesuai kesepakatan dan komitmen kita untuk memaksimalkan keterlibatan pengusaha lokal Ring I dan II,” ujar Parmani.

Dia menjelaskan, skema pelaksanaan pekerjaan akan melalui leader yang dibentuk dari internal FKKL. Artinya, Leader nanti yang akan bertanggungjawab dari CV dan PT yang dibawahinya. Baik, pembayaran maupun total pelaksanaan kerja yang dibagikan kepada CV dan PT yang dibawahinya.

Baca Juga :   Tim Konten Lokal Urai Problem Blok Cepu

“Pembagian pekerjaan akan disesuaikan dengan kekuatan dari masing-masing kontraktor,” jelas tokoh masyarakat Desa Brabwan, Kecamatan Ngasem, Ring I Lapangan Minyak Banyuurip.

Sutanto, Coordinator PT Rajekwesi Mitra Tama (RMT) menambahkan, bahwa waktu yang diberikan PT Tripatra untuk pekerjaan di EPC 1 Banyuuip ini sangat radikal. Sehingga CV maupun PT yang nanti mendapatkan bagian pekerjaan harus benar-benar serius melaksanakannnya agar dapat selesai tepat waktu.

“Waktunya sangat mendesak. Semua harus dipersiapan dengan segera,”tegas Sutanto.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *