Keluhkan Lapangan Bola Dijadikan Lokasi Alat Berat

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Penurunan sejumlah alat berat proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, di Lapangan Sepak Bola Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, yang dilakukan PT. Rajekwesi Mitra Tama (RMT), rekanan PT. Tripatra Engineers & Constructors mendapat keluhan pemuda setempat. Pasalnya, penurunan alat berat yang dimulai Senin (24/4) sore kemarin itu telah mengakibatkan kondisi lapangan rusak.

“Jelas kami sangat keberatan kalau lapangan ini beralih fungsi untuk penurunan alat berat. Itu akan membuat lapangan menjadi rusak dan tidak bisa digunakan latihan (sepak bola),” kata Ketua Karang Taruna Desa Gayam, Narito ketika ditemui Selasa (25/4).

Dijelaskan, ada dua alat berat yang diturunkan di Lapangan Desa Gayam. Yakni bulldozer dan exavator. Akibat penurunan alat berat itu kondisi tanah dibeberapa bagian lapangan ambles karena tidak kuat menahan beban alat berat.

“Padahal sebelumnya ketika PT. RMT mengajukan ijin untuk menurunkan alat berat disini sudah saya tolak karena akan menjadikan lapangan rusak, namun masih tetap saja dipaksakan diturunkan disini,” ungkap pemuda bertubuh sedang ini.

Baca Juga :   Naik Rp 140 Miliar, Tahun 2025 Target DBH Migas Bojonegoro Rp 1,9 Triliun

Karena itu, atas nama Karang Taruna Desa Gayam, dirinya akan menemui PT. RMT untuk meminta agar alat berat tidak diturunkan dan dipindah dari Lapangan Desa Gayam karena sangat menganggu aktifitas pemuda yang ingin berolahraga.

“Apalagi persoalaan tanah pengganti sepak bola ini khan belum beres. Tapi kok sudah dimanfaatkan untuk proyek EPC. Seharusnya masalah lapangan sepak bola ini diselesaikan dulu baru bisa dipakai kontraktor EPC,” pungkasnya masuk akal.

Sementara itu, Budi Karyawan, Community Affairs Manager PT. Tripatra Engineer & Constructor, Kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL) untuk proyek EPC 1 Banyuurip, belum memberikan klarifikasi atas keluhan pemuda Desa Gayam. Ketika dikonfirmasi melalui pesan pendeknya belum ada jawaban.

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *