SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Untuk mendukung kegiatan pendidikan di wilayah operasinya, Mobil Cepu Limited (MCL) Operator Blok Cepu memberikan pelatihan Bahasa Inggris di Madarasah Tsanawiyah (MTS) dan Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) Nurul Ulum Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jatim, dengan mendatangkan langsung seorang bule, yakni Liam B. Steadman, MCL Banyuurip EPC 1 Project Safety Coordinator. Warga ekspatriat yang tengah melakukan kegiatan pemboran itu mengajarkan cara berkomunikasi langsung menggunakan Bahasa Inggris kepada 35 siswa unggulan SMAI di sekolah tersebut.
Direktur Program Pelatihan Bahasa Inggris, Nur Chamid mengatakan, ke 35 siswa mengikuti pelatihan itu dari tiga program bidang yakni bidang Bahasa Inggris, Computer, ketrampilan menjahit dan border berbasis home industry. Program pelatihan di sekolah yang berada di ring I Banyuurip ini telah dimulai sejak Desember 2011 silam dan penyeleksian Mei ini.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan dasar bagi siswa,†kata Nur Chamid.
Jumlah siswa SMAI yang mengikuti tambahan pelajaran diluar jam sekolah khususnya Bahasa Inggris sebanyak 10 siswa. Selebihnya mengikuti program computer dan menjahit.
“Sebenarnya banyak siswa SMAI Gayam ingin mengikuti program Bahasa Inggris, namun terbentur waktu karena harus membantu pekerjaan orang tuanya dirumah,†imbuh Fadlilah penanggungjawab program tersebut.
Sementara itu, Liam B. Steadman MCL sebelum melakukan interaksi dengan siswa mengatakan, program pelatihan Bahasa Inggris ini juga merupakan pengembangan program tiga pilar yang menjadi ikon MCL mulai masuk di Blok Cepu. Yakni, bidang pendidikan, kesehatan dan ekonomi.
“Meskipun singkat, semoga pelatihan ini (Bahasa Inggris) ini dapat bermanfaat bagi siswa SMAI Gayam untuk kedepannya,†ujar Liam B.
Acara ini ditandai penyerahan simbolis bantuan buku panduan kepada Fadlilah penanggungjawab program oleh Liam B. Steadman MCL Banyuurip EPC 1 Project safety Coordinator.