SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Tiga Pemerintah Desa (Pemdes) di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, dapat bernafas lega. Pertamina EP, penglola sumur migas Tiung Biru (TBR), Blok Gundih, akhirnya memenuhi janjinya untuk mempekerjakan warga ditiga desa tersebut dalam proyek eksplorasi sumur TBR-C di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo. Tiga Desa itu adalah Purwosari, Gapluk dan Desa Kuniran.
Meski para calon tenaga kerja (naker) yang disepakati bersama tersebut belum bekerja semuanya karena masih menunggu panggilan lagi dari Pertamina EP. Dari 21 calon naker di tiga desa itu masing-masing desa baru satu orang yang mulai masuk kerja, Rabu (16/5). Â
Wardoyo, Kades Kuniran menyatakan, data dan lamaran ke tujuh warga Desa Kuniran yang menjadi naker di lokasi TBR-C sudah masuk di Pemdes. Bahkan, satu orang warga kuniran saat ini sudah ada yang masuk kerja sebagai puritan.
“Semuanya sudah saya rekomendasi baik data-datanya maupun surat lamarannya. Sedangkan yang belum masuk kerja, masih menunggu panggilan berikutnya,†kata Wardoyo saat dikonfirmasi melalui pesan pendek ponselnya dini hari tadi (16/5/2012).
Dia menjelaskan, sesuai kesepakatan, pembagian kerja dari 7 orang itu tidak sama. Ada yang di bekerja sebagai security, flagman, kru rig dan general fiber.
“Komposisinya, 1 orang sebagai scurity, 1 flagman, 4 general fiber dan 1 masuk di tenaga kru rig,†jelasnya.
Sementara, Hartono, Camat Purwosari ketika dikonfirmasi melalu pesan pendeknya mengaku, belum pernah tahu dan menerima data dan lamaran bagi ke 7 warga dari 3 desa yang rencana direkrut menjadi tenaga kerja di TBR-C tersebut.