Persoalkan Status Sekolah Siswa Mogok

demo smk tuban-2

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Puluhan siswa SMKN 1 Tuban yang ditempatkan di lingkungan Ponpes Manbail Futuh, Desa Beji, Kecamatan Jenu, Tuban, Jatim, beramai-ramai mendatangi induk sekolahnya SMKN 1 Tuban di kawasan Jalan Mastrip-Tuban. Mereka mogok belajar untuk mempertanyakan kejelasan status sekolah mereka, Kamis (31/5/2012).

Aksi itu dipiciu isu yang santer beredar jika status sekolahnya bakal menjadi swasta. Sehingga mereka tidak lagi berstatus siswqa SMKN 1 Tuban, namun menjadi SMK swasta dibawah lingkup yayasan Ponpes Manbail Futuh.

Dalam aksinya, mereka datang tanpa pengawalan dari guru sebagian mengendarai sepeda motor dan satu buah bus. Selanjutnya perwakilan mereka yang diterima pihak SMKN 1 Tuban  dan beberapa pengurus Yayasan Manbail Futuh.  Prinsipnya mereka tidak menginginkan sekolahnya berdiri sendiri, namun tetap menjadi bagian dari SMKN 1 Tuban.

“Kami tidak ingin mendapat ijazah swasta,” ujar salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.

Di hadapan siswa, wakil dari pengurus yayasan Manbail Futuh, Arifudin, menyatakan, tentang pengalihan status dari sekolah yang semula cabang dari SMKN 1 Tuban menjadi sekolah swasta itu hanyalah isapan jempol belaka. Itu hanya isu yang digunakan untuk kepentingan pribadi semata.

Baca Juga :   Belajar Kewirausahaan, Mahasiswa KKN Unigoro Ajak Pelajar SDN 1 Jelu Kunjungi UMKM Krecek Singkong

Saat menanggapi pertanyaan dari salah seorang siswa tentang seringnya jam kosong dan kurang maksimalnya jam praktek mereka. Arifudin berjanji pihaknya akan mengadakan evaluasi serta menyatakan bahwa semua itu adalah tanggung jawab penuh dari yayasan. Setelah mendapat informasi dari pihak yayasan, siswa yang datang dengan tertib itu kemudian membubarkan diri dan kembali kesekolah. (tg)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *