Songsong Industri Migas, Bojonegoro Bangun Poltek

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Menyongsong industrialisasi migas di Bojonegoro, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat segera membangun Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yakni Akademi Komunitas Politeknik (Poltek).

Rencananya, perguruan tinggi itu dibangun dilahan milik Pemkab seluas 7,5 hektar yang berada di Dusun Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.   
Disamping membuka jurusan poltek dibidang migas, PTN ini juga akan membuka beberapa jurusan lain. Seperti tekhnologi informasi, mesin otomotif, pariwisata dan tenaga terampil bidang komputer akuntansi yang saat ini dirasa masih sangat kurang.

Bupati Bojonegoro, Suyoto mengatakan, universitas Poltek ini merupakan bagian strategi keunggulan manusia Bojonegoro menuju gerbang kesuksesan melalui pendidikan. Karena itu jurusannya dibuat dengan menyesuaikan perkembangan daerah kedepan yang dibutuhkan masyarakat.

“Supaya ke depannya generasi muda di Bojonegoro tidak menjadi penonton. Mulai sekarang mereka harus dibekali dengan keterampilan agar siap menjadi bagian salah satunya dibidang Migas,” ungkap Kang Yoto-sapaan akrab Bupati Suyoto ketika menerima tiga perwakilan Direktoral Jendral Pendidikan Tinggi (DIKTI) di Ruang Batik Madrim Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (31/05/2012).

Baca Juga :   Mahasiswa KKNTK-21 Unigoro Ajari Baca Alam Siswa SDN 3 Gayam Klino

Ikut mendampingi Bupati, Wakil Bupati Bojonegoro Setyo Hartono, pimpinan perusahaan dan BUMD di Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan tiga perwakilan DIKTI yakni Ir. Muhamad Milchan, MT dan Harianto Dipl.Ing.HTL serta Ainur Fadhila, S.Psi.

Perwakilan DIKTI, Harianto menegaskan, ada beberapa catatan yang harus diperhatikan dalam pendirian Akademi Komunitas Poltek Negeri Bojonegoro ini. Yakni adanya pelibatan beberapa pihak sesuai dengan program study yang direncanakan. Kerjasama itu harus dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU).

“Ini sangat penting karena Poltek nantinya jauh berbeda dengan akademisi karena lebih mengutamakan keterampilan dan kecakapan mahasiswanya,” sambungnya.

Pada bagian lain, Yudi Pramono, Ketua Panitia Pendirian Perguruan Tinggi Akademi Komunitas Poltek Negeri Bojonegoro menambahkan, tujuan didirikannya akademi ini adalah untuk mengembangkan pendidikan vokasi jangka pendek Diploma 2(D2) yang berorientasi pada perluasan lapangan kerja di daerah maupun dunia usaha dan industri.

“Selain itu menampung lulusan SMA sederajat yang tidak terakomodir di perguruan-perguruan tinggi baik negeri maupun swasta,”imbuhnya.

 Biaya perkuliahan di PTN Poltek ini sangat terjangkau yakni 150 ribu rupiah perbulan. Sementara menunggu bangunan selesai dibangun, mahasiswa akan ditampung di beberapa SMK nantinya. (suko)

Baca Juga :   Kupas Tuntas Ergonomi Pariwisata, Prodi Teknik Industri Unigoro Gelar Kuliah Umum

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *