SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Satuan Lalu Lintas Polres Tuban melakukan bhakti sosial operasi simpatik secara berbeda. Kali ini aparat penegak hukum berbaju cokelat itu mengajak bermain jaranan puluhan anak-anak penderita cacat grahita (ketidak mampuan dalam berfikir) di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rehabilitasi Sosial Cacat Grahita Dinas Tuban, di Jalan Teuku Umar, Sabtu (09/06/2012).
 Sebelumnya, sekitar 30 Polantas (polisi lalu lintas) mengajak beberapa anak grahita melakukan kerja bhakti dengan membersihkan halaman Dinas Sosial di UPT. Rehabilitasi Sosial Cacat Grahita.Â
Selesai melakukan kerja bakti mereka kemudian masuk kedalam sebuah ruangan untuk diajak bermain bersama dua badut yang disiapkan untuk menghibur mereka. Selanjutnya para penderita tuna grahita itu diputarkan musik jaranan dan memainkan permainan tradisional secara bersama-sama. Keceriaan pun tersirat diwajah anak-anak penederita keterbelakangan mental tersebut.
Kasatlantas Polres Tuban, Akp. Sugeng menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah wujud empati yang diberikan oleh polantas kepada para penederita cacat grahita di wilayah Tuban. Untuk itu, dalam bakti sosial ini pihaknya juga memberikan sumbangan perlengkapan dan beberapa alat permainan jaranan sebagai hiburan mereka disaat senggang.
“Melalui kegiatan seperti ini kita ingin berbagai dengan mereka,†ujar Sugeng.
Dalam kesempatan sama, Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Tuban, Andi Abdullah mengucapkan terima kasih kepada para petugas kepolisian yang hadir pagi itu. Karena bagaimanapun juga kegiatan ini dapat memotivasi anak-anak penderita tuna grahita dan para pengasuh.
Andi mengungkapkan, sebenarnya penderita Grahita yang ada ditempat rehabilitasi itu mencapai 50 anak. Namun karena sebagian dari mereka ada yang pulang kerumah dan direhabilitasi diluar kota sehingga jumlah itu tidak mencukupi. Namun yang jelas bahwa 80% penderita Grahita ini tidak mempunyai keluarga.
 “Anak-anak yang disini tidak membutuhkan materi, namun lebih pada kasih sayang,†tutur Andi kepada beberapa wartawan. (suko)