Tim Konten Lokal Warning MCL

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro – Operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), diminta segera selesaikan komitmen pelaksaaan 6 item, diantaranya tukar guling tanah kas desa (TKD) untuk pembangunan proyek EPC. Selama ini MCL terkesan tak serius melaksanakan komitmen tersebut, sehingga mengundang perhatian serius dalam pertemuan tiga operator dengan Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Pemkab Bojonegoro, di ruang Batik Madrim, pemkab setempat, Rabu (13/6/2012).

Tiga operator yang diundang dalam pertemuan tersbeut masing-masing;  operator Blok Cepu, MCL, operator Tiung Biru (TBR) Pertamina EP Cepu (PEPC) dan operator Blok
Sukowati Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB
P-PEJ). Helat ini untuk koordinasi ini dilakukan dua minggu sekali setiap haroi Rabu.   

Pada pertemuan kali ini, tim bentikan Pemkab Bojonegoro meminta progres report
terkait pelaksanaan kegiatan proyek migas di Bojonegoro. Tak terkecuali pelaksanaan 6  item sebagai bentuk komitmen agar IMB proyek EPC 1 dapat turun. Hingga saat ini ada beberapa item belum terselesaikan.

“ Pada pertemuan minggu lalu sudah kami katakan, MCL harus segera menindaklanjuti soal tukar guling TKD. Mungkin sekarang adalah peringatan terakhir agar segera mencari
solusinya,” ujar Asisten I Sekretaris Daerah Pemkab Bojonegoro, Kusnandoko Tjatur, di ruang rapat.

Baca Juga :   Pertamina Kurangi Penyaluran BBM Subsidi Wilayah Cepu

Dia jelaskan, pada proses tukar guling TKD ini jangan terjadi saling lempar.  Yakni menyerahkan seluruhnya pada pemerintahan desa, sedangkan pihak desa menunggu pembayaran jika ada lokasi pengganti.

“ Sebaiknya MCL segera mencari rekanan atau pihak ketiga dalam menyelesaikan TKD ini agar tidak menunggu terlalu lama. Kami sudah bosan jika terus mendengar akan koordinasi dengan pihak ini itu, tapi tidak ada jalan ke luar.  Lebih baik MCL menggandeng rekanan saja,” tegas Kusnandoko.

Selain TKD yang belum selesai hingga kini, ada lagi pelaksanaan pembangunan lapangan sepak bola di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem. Termasuk juga pembangunan dua akses jalan di daerah kawasan ring I yang tidak menggusur situs Sendang Kelor dan Sendang Ngelo.

“Selain TKD untuk yang lain kami sudah mulai berjalan. Antara lain akses jalan di Temlokorejo, Sendang Kelor dan Sendang Ngelo mulai ada pelaksanaannya, namun untuk TKD dan pembangunan lapangan sepak bola akan kami koordinasikan dengan Atasan, karena kebetulan saat ini belum bisa hadir,” kata PGA EPC Support Advisor MCL, Ichwan Arifin. (tg)

Baca Juga :   Lifting Minyak Kuartal III 2020 Lampaui Target APBN


»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *