EPC GPF J-TB Butuh 300 Naker

Yanuar Budi Norman Rekind

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – PT Rekayasa Industri, kontraktor pelaksana Engineering, Procurement, and Construction (EPC) Gas Processing Facilities (GPF) lapangan unitisasi gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB) menyampaikan, kebutuhan tenaga kerja (Naker) baik skill maupun unskill sebanyak 300 orang.

“Dan kita mengutamakan naker lokal,” ujar Direktur Development dan Risk Management, Yanuar Budi Norman, Selasa (8/8/2017).

Setelah menyelesaikan proyek EPC 5 di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, diharapkan kemampuan naker lokal mengalami peningkatan. Selain mendapatkan pelatihan dan sertifikasi migas, juga pengalaman bersama PT Rekind membangun proyek nasional.

“Kita juga yakin pengetahuan kontraktor lokal semakin meningkat, termasuk kewajiban membayar pajak,” tegasnya.

Nantinya, sebelum mengerjaan EPC GPF, pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), mana yang wajib dibayarkan, langsung dilakukan. Begitu pula dengan kontraktor lokal, didalam kontrak akan disebutkan pada saat menerima pembayaran dipastikan sudah membayar pajak.

“Kita mau lihat laporan pajaknya, baru dibayar. Jadi kejadian dulu tidak terulang lagi, karena ada kewajiban pajak yang tidak dibayarkan oleh kontraktor lokal,” pungkasnya.(rien)

Baca Juga :   Pertamina MOR V Tambah Stok BBM

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *