Terusik MATAKIN Umat Tri Dharma Datangi Kemenag

aksi Tri Dharma

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Belasan orang yang mengatasnamakan Forum Peduli Penyelamat Tempat Ibadat TRI Dharma mendatangi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tuban.  Mereka mengadukan keberadaan Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (MATAKIN) yang dinilai mengganggu ketenangan umat beragama yang bertempat di Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kwan Sing Bio Tuban, Kamis (14/06/2012).

Dalam tuntutan yang mereka serukan, keberadaan MATAKIN di TITD Kwan Sing Bio hanya menjadikan kondisi beribadah mereka malah terganggu. Untuk itu mereka menuntut hendaknya MATAKIN segera hengkang dari tempat ibadah klenteng Kwan Sing Bio yang selama ini menjadi naungan tiga agama yaitu Budha, Konghucu dan Tao.

Mereka juga mengungkapkan bahwa selama beberapa waktu ini MATAKIN telah melakukan beberapa kali intimidasi kepada pengurus klenteng yang vocal dan sering mengkritisi keadaan kepengurusan saat ini. Di samping itu beberapa penilik, umat dan karyawan Kwan Sing Bio mengaku takut, resah dan tidak berani berbicara dalam mengemukakan pendapat.

“Ini tidak bisa dibiarkan, karena yang ada di TITD Kwan Sing Bio bukan hanya konghucu saja,” ujar Tjong Ping, Koordinator aksi.

Baca Juga :   DMI dan PT Realfood Launching Program Takjil Ramadhan untuk Masjid di Bojonegoro

Selesai membentangkan spanduk di halaman kantor  Kemenag Tuban, perwakilan massa kemudian menyampaikan keluhan-keluhan mereka kepada Kepala bagian Hubungan masyarakat, Fathul Arif.

Fathul arif  seusai menerima perwakilan massa menyatakan bahwa pihaknya akan memproses lebih lanjut dan akan menganalisa lebih mendalam tentang kejadian ini. Baik secara garis koordinasi maupun kepengurusan TITD Kwan Sing Bio.

“Kami akan tindak lanjuti dengan Kemenag Tuban,” ujar Arif kepada beberapa wartawan.

Selesai dari Kemenag Tuban, massa kemudian melanjutkan aksi ke DPRD Tuban dan Pemkab Tuban. (tg)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *