Warga Sudu Blokir Akses Road EPC 1

pemblokiran akses road

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Aksi pemblokiran jalan menuju lokasi proyek engineering, procurement and constructions (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, kembali terjadi. Setelah kemarin Warga Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, memblokir jalan menuju Well Pad A Banyuurip, kini giliran Warga Desa Sudu, Kecamatan Kalitidu, memblokir akses road (jalan akses), Jum’at (15/06/2012), sekitar pukul 13.30 wib.

Puluhan warga Sudu memasang patok dan palang bambu dilokasi masuk akses road yang sedang dikerjakan Konsursium, PT. Rajekwesi Mitra Tama (RMT) – Pembangunan Perumahan (PP), subkontraktor PT. Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor EPC 1 Banyuurip. Akibatnya, aktifitas proyek berhenti. Mobil dump truk yang tengah melakukan pengurukan tidak dapat masuk lokasi proyek. Bahkan alat berat disandera warga didalam pagar buatan warga.

Akses road ini merupakan salah satu jalan pintu masuk yang dibangun Tripatra untuk mobilisasi logistik proyek menuju Well Pad A dan B yang melewati Desa Brabowan dan Bonorejo, Kecamatan Ngasem.

Koordinator Aksi, Jaswadi mengatakan, pemblokiran pembangunan akses road ini dilakukan karena Tripatra maupun subkontraktornya tidak melakukan koordinasi dengan pemerintah desa dan warga Desa Sudu. Padahal, kata dia, pembangunan tersebut berdampak kepada petani sekitar proyek.

“MCL dan Tripatra tidak memikirkan nasib petani. Seharusnya mereka koordinasi dengan desa dan warga sebelum melaksanakan pekerjaan,” kata Jaswadi.

Dia mencontohkan, seperti tukar guling tanah kas desa (TKD) Sudu seluas sekitar 5 hektar dan TKD Ngraho seluas sekitar 2 hektar belum diselesaikan Mobil Cepu Limited (MCL), Operator Migas Blok Cepu. Begitupun sisa tanah milik warga di Sudu dan Ngraho yang berada ditengah-tengah lokasi lahan milik MCL juga belum dibebaskan.

“Kami minta semua permasalahan itu diselesaikan lebih dulu baru proyek dilaksanakan,” tegas Pak Candra, panggilan tenar Jaswadi.

Seperti diketahui, selain akan digunakan sebagai pintu masuk mobilsasi logistic proyek Tripatra, akses road ini juga akan difungsikan untuk akses pengiriman tanah uruk proyek EPC 1. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *