Pencurian Marak di Desa Sekitar Blok Cepu

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Aksi pencurian semakin marak di sejumlah desa di wilayah sekitar ladang migas Blok Cepu. Sepanjang bulan Juni 2012 ini sedikitnya sudah ada tiga rumah warga diobok-obok kawanan pencuri.

Sedangkan aksi kawanan yang hiungga kini belum dibekuk polisi itu, rata-rata terjadi setelah mereka punya hajat selamatan. Baik itu pernikahan maupun khitan kerabatnya.

Informasi yang dihimpun SuaraBanyuurip.com menyebutkan, tindakan itu sering terjadi setelah warga selesai punya hajat. Modusnya mematikan aliran listrik yang ada di rumah yang mereka jadikan target operasi pencurian. Setelah lampunya padam, kawanan pencuri itu masuk melalui candela maupun pintu rumah depan dan belakang.

Pujianto, warga desa Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro ketika ditemui menyatakan, aksi pencurian itu sangat meresahkan warga. Apalagi hingga saat ini pelakunya belum satupun yang tertangkap. Padahal,  sudah dilaporkan di Polsek Gayam setiap pencurian itu terjadi.

“Warga Bonorejo tiga orang yang sudah jadi korban Mas. Yakni, Pasio, Karim dan Kasmirah.  Dengan total kerugian jutaan rupiah,” kata Pujianto.

Baca Juga :   Pohon Tumbang di Jalan Nasional Bojonegoro - Babat, Arus Kendaraan Sempat Macet

Dia jelaskan, dalam setiap aksinya, mematikan meteran listrik yang dimiliki warga. Kemudian setelah lampu padam baru pelaku tindak kejahatan itu masuk rumah mengambil barang dan uang yang dimiliki korban.

“Mayoritas, warga yang jadi korban itu adalah sehabis punya hajat. Baik mantu maupun khitanan dan hajatan lainnya,”terangnya.

Tokoh masyarakat desa Bonorejo itu berharap, pihak keamanan dalam hal ini adalah Polsek Gayam untuk segera mengambil tindakan. Agar aksi kejahatan yang meresahkan warga itu bias segera dihentikan. 

“Setiap malam warga sudah siap siaga terus dan mencurigai siapapun orang yang tidak dikenal masuk Bonorejo,”imbuhnya.

Sementara, Kapolsek Gayam  AKP Dirman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya pencurian yang mulai marak disekitar Blok Cepu tersebut. “Saya sudah perintahkan anggota Polsek untuk terus melakukan penyelidikan dugaan kasus pencurian tersebut,” kata Dirman.

Dia katakan, jajaran Polsek Gayam setiap malam malaksanakan patroli di semua desa sekitar tambang. Mereka dibantu warga untuk nyanggong trus secara bergiliran. (tg) 

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Baca Juga :   Forum Penyelamat Umat KSB Layangkan Somasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *