Dua Kakek Duel Satu Tewas

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Dua lelaki tua, Mari (70) dan Suyono (70), kedua warga Dusun Tawangrejo, Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Jatim, terlibat duel maut bersenjata di lahan persawahan dusun setempat. Akibat peristiwa berdarah di siang bolong itu, Mari tewas akibat tersabet sabit di bagian perutnya, Rabu (27/6/2012).

Sementara Mbah Suyono, demikian ia biasa disapa, saat ini dalam perawatan serius di UGD RSUD Dr R Koesma Tuban akibat luka yang dideritanya. Polisi hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terhadap peristiwa perkelahian sesama saudara jauh itu.  

Informasi yang dihimpun SuaraBanyuurip.com di lokasi kejadian menyebutkan, duel maut dipicu karena adanya ketersinggungan diantara keduanya. Sumber lain menyebut pemicu tragedi itu akibat cemburu, apalagi Mari di desanya semasa muda dulu dikenal sebagai lelaki pencemburu.

 “Mereka berdua mempunyai hubungan darah Mas, meski saudara jauh,” ujar penjaga warung yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.

Selain itu, menurut sejumlah orang tua dari dusun setempat yang berbondong di lokasi kejadian, Mari dan Suyono, sejak muda sudah sering bersitegang. Konon, dipantik perebutan kembang desa, meskipun pada akhirnya kembang desa itu tak berhasil mereka miliki.

Baca Juga :   Pemkab Kaji RDTRK TPA

Ketegangan antarkeduanya berbuntut hingga, Rabu siang sekira pukul 13.00 WIB. Kala itu beberapa warga melihat Mari mengambil rumput di sawah. Entah bagaimana awalnya hingga tiba-tiba bertemu dengan Suyono, tak berselang lama mereka terlibat adu mulut dan berakhir dengan perkelahian yang menewaskan Mari.

Warga yang mengetahui kejadian langsung melapor ke Polsek Plumpang. Selanjutnya petugas dari jajaran Reskrim Polres Tuban dengan didampingi petugas Polsek Plumpang mendatangi lokasi kejadian. Keduanya langsung dievakuasi.

Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Arief Kristanto, menyatakan, motif pembunuhan masih dalam penyelidikan. Namun dari keterangan beberapa saksi pertikaian terjadi karena adanya ketersinggungan dari kedua belah pihak, meski pihaknya belum bisa memastikan penyebab kesalah pahaman itu.

“Kami mendapati korban dalam keadaan luka akibat  bacokan sabit di perut sebelah kiri,” ujar Arif, saat ditemui di lokasi kejadian. (tg)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *